Pasang 50 Rambu Bencana di Andungbiru, Fungsinya untuk Ini

TIRIS – Sebagai pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, BPBD memasang puluhan titik rambu jalur evakuasi di Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris. Rambu tersebut diperlukan lantaran Desa Andungbiru pernah dilanda bencana banjir bandang dan longsor akhir tahun lalu. Bahkan, diperkirakan di desa Andungbiru Tiris masih berpotensi besar terjadi bencana.

JALUR EVAKUASI: Rambu-rambu itu menjadi petunjuk untuk desa setempat yang masih rawan akan bencana. (BPBD Kabupaten for Jawa Pos Radar Bromo)

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, ada 50 rambu bencana yang dipasang di desa Andungbiru yang terdiri dari 4 item. Yaitu rambu jalur evakuasi, tempat pengungsian, rambu penunjuk arah tempat pengungsian dan rambu titik kumpul. Namun paling banyak rambu jalur evakuasi.

Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanuadi saat dikonfirmasi mengatakan, pemasangan rambu bencana di desa Andungbiru merupakan mitigasi struktural dalam upaya kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana guna Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Dimana, melalui APBD 2019, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan pemasangan rambu bencana di desa rawan bencana.

”Selain itu kami juga berupaya membentuk desa tangguh bencana di Desa Andungbiru Tiris. Jadi selain karena Desa Andungbiru miliki potensi rawan bencana, juga akan dijadikan desa tangguh bencana,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Kamis (28/2).

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Probolinggo, M.S Iskandar saat dikonfirmasi mengatakan, pemasangan 50 rambu bencana ini, terdiri dari 6 titik kumpul dan empat tempat pengungsian dan selebihnya jalur evakuasi. Karena kondisi di Desa Andungbiru Tiris krusial rawan potensi bencana, dilakukan pemasangan rambu bencana lebih awal.

Iskandar menjelaskan, selain Desa Andungbiru Tiris, direncanakan tahun ini juga akan dilakukan pemasangan rambu bencana di desa lainnya. Seperti di wilayah Sukapura dan Kecamatan Sumber. Kecamatan Sumber dan Sukapura sebenarnya sudah ada rambu bencana bantuan dari BNPB, tetapi jumlahnya tidak banyak. Pihaknya tahun ini akan memperbanyak dan memperdekat rambu bencana itu.

”Tahun ini juga Kabupaten Probolinggo akan dapat bantuan dari BNPB langsung berupa rambu-rambu bencana. Rencana akan dipasang di wilayah Tiris selesai Desa Andungbiru. Karena ada desa lain yang berpotensi rawan bencana,” terangnya. (mas/fun)