Penjagaan Linmas di TPS Ditambah, Siapkan Seragam Baru

MAYANGAN – Penambahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) saat Pemilu 2019 menyebabkan personel Linmas ikut bertambah. Pemkot Probolinggo pun harus menambah seragam Linmas yang akan berjaga di TPS.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Selasa (26/2) saat sidak ke gudang KPU Kota Prolinggo. “Karena ada penambahan TPS dibandingkan saat pilkada, maka petugas Linmas juga akan ditambah. Termasuk pengadaan seragam Linmas akan dilakukan,” ujarnya.

Agus Efendi, kepala Satpol PP Kota Probolinggo membenarkan pengadaan seragam Linmas untuk anggota baru. Seragam ini untuk memenuhi penambahan anggota Linmas yang akan dilibatkan dalam pengamanan Pemilu 2019.

“Ada penambahan 460 seragam baru untuk Linmas. Sudah dilakukan pengadaan dengan cepat dan ditargetkan selesai akhir Maret,” ujarnya.

Sebagian dari 460 seragam ini akan diberikan kepada petugas Linmas kelurahan yang dalam pilkada tidak mendapatkan seragam karena tidak ikut pengamanan. Sisanya diberikan pada anggota Linmas perekrutan baru.

“Jumlah petugas Linmas di Kota Probolinggo mencapai 1.034 orang. Sedangkan kebutuhan Linmas untuk pemilu sebanyak 1.210 personel. Jadi, ada kekurangan 176 orang,” ujar Agus.

Selain itu, juga ada tenaga Linmas yang mengamankan kantor kelurahan dan kantor kecamatan. Masing-masing dibutuhkan 2 anggota Linmas di kantor kelurahan dan 4 anggota linmas di kantor kecamatan.

“Ada kekurangan 176 orang Linmas untuk berjaga di TPS dan 78 Linmas untuk berjaga di kelurahan dan kecamatan. Jadi, total 254 orang yang direkrut baru oleh kelurahan,” ujarnya.

Selain itu, juga ada 206 seragam untuk petugas Linmas yang saat pilkada tidak mendapatkan seragam. Sehingga, total ada 460 seragam baru untuk Linmas.

“Seragam ini lengkap mulai dari pakaian, topi, sabuk, dan sepatu,” ujarnya. (put/hn)