Belasan Kursi Kades Kosong di Kab Pasuruan Diisi Pj dan Plt

BANGIL – Sebanyak 15 kursi kepala desa (kades) di Kabupaten Pasuruan, diisi penjabat (Pj) serta pelaksana tugas (Plt). Pengisian Pj dan Plt itu dilakukan lantaran kades definitif tak bisa melanjutkan tugasnya.

Kabid Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan Rido Nugroho mengungkapkan, sedikitnya ada 15 kades dijabat Pj maupun Plt. Posisi kades definitif tersebut digantikan Pj maupun Plt karena beberapa hal.

Ada yang dikarenakan terjerat hukum, sehingga harus diisi sementara untuk mengisi roda pemerintahan desa. Ada pula dikarenakan meninggal dunia atau mengundurkan diri serta faktor-faktor lainnya.

“Faktornya beragam. Ada yang dikarenakan tersangkut masalah hukum dan ada pula yang karena mundur, meninggal dunia, serta faktor lainnya,” tuturnya.

Jika kadesnya tidak ada, maka digantikan Pj. Namun, kalau kadesnya ada, tetapi tidak bisa bertugas, maka digantikan Plt. Seperti Kades Pekoren, mengundurkan diri atau Kades Sumberglagah, Kecamatan Rembang, yang meninggal dunia. Keduanya digantikan Pj.

Hanya saja, Rido tak merinci berapa banyak pemerintah desa yang diisi Pj dan Plt. Yang jelas, ada sekitar 15 jabatan kepala desa yang kini diisi ASN.

Pengisian jabatan kades tersebut dilakukan oleh ASN yang telah ditunjuk oleh camat. Jabatan tersebut bakal disandang, hingga dilakukan pilkades ataupun PAW.

“Sampai ada kepala desa definitif, baru ASN yang menjabat Pj ataupun Plt itu ditarik,” sambungnya.

Pengisian Pj maupun Plt itu bukan tanpa alasan. Agar roda pemerintahan di desa, bisa tetap berjalan. Karena kewenangan jabatan Pj maupun Plt tersebut, tak jauh berbeda dengan kepala desa.

“Kalau untuk Pj, kewenangannya sama dengan kepala desa. Namun untuk Plt, hanya melaksanakan tugas sehari-hari kepala desa,” pungkasnya. (one/fun)