Giliran Tiga Surat Suara Diterima KPU Kab Probolinggo

PAJARAKAN – Setelah surat suara DPR RI dan Provinsi, tiga surat suara untuk pemilu tahun ini telah tiba di Kabupaten Probolinggo. Tiga surat suara itu yaitu Presiden, DPRD Kabupaten dan juga DPD. Ketiganya tiba pada kamis (28/2) sore lalu, dengan diangkut tiga kontainer.

Setelah tiba, surat suara itu langsung dibawa ke gudang KPU setempat yaitu di Ruko Jalan Raya Pantura tepatnya, sebelah timur kantir DPRD setempat. Kedatangan surat suara ini, juga mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian.

Zubaidi, Ketua KPU setempat menjelaskan, dengan tibanya tiga surat suara maka di daerahnya sudah lengkap. Sehingga, selanjutnya akan dilakukan pelipatan secara bertahap.

“Awal itu yang datang kan hanya dua yaitu DPR-RI dan juga DPR-D Provinsi. Nah, ditambah dengan tiga surat suara yang datang ini menjadi lengkap sudah,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, didalam gudang ada surat suara yang dibedakan yakni surat DPRD Kabupaten. Itu lantaran, untuk surat suara itu dibagi perdapil guna memudahkan petugas. “Kalau disatukan nantinya malah kerepotan. Tetapi, ini kami bedakan agar bisa menata lebih baik dan memudahkan petugas, ” jelasnya.

Ia menambahakan, untuk surat suara yang telah selesai dilipat yaitu baru DPR RI saja. Surat suara itu selesai dilipat pada Kamis sore lalu. Sedangkan kemarin (1/3) itu, pihaknya sudah melakukan pelipatan pada surat suara DPRD Provinsi.

“Nanti baru menysul yang melipat surat suara Presiden, DPD, dan terakhir baru DPRD kabupaten, ” ujarnya.

Ada berapa surat suara rusak untuk DPR-RI ? Zubaidi mengatakan hanya sedikit. Dia belum bisa memastikan jumlahnya. Sebab, pihaknya baru kemarin menghitung surat suara yang rusak untuk DPR-RI itu. “Baru kami hitung tetapi hanya sedikit kok. Untuk kali ini cetakannya bagus. Jadi hanya sedikit yang rusak, Nanti setelah dihitung akan kami sampaikan,” terangnya.

Sebelumnya pada Rabu (13/2) lalu, KPU telah menerima surat suara untuk DPR-RI dan DPRD Provinsi. Kedua surat suara itu langsung dimasukan kedalam gudang. Beberapa hari kemudian baru dilakukan pelipatan. (sid/fun)