Ssttt Ada 13 WNA di Pasuruan Miliki E-KTP, Begini Kata KPU

BANGIL–Sebagai kota industri, banyak warga negara asing (WNA) yang tinggal di Kabupaten Pasuruan. Ternyata, 13 WNA itu saat ini sudah memiliki ktp elektronik (e-KTP) Kabupaten Pasuruan. Mereka tersebar di sejumlah wilayah.

Hal itu terungkap dari temuan KPU Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan hasil pengecekan data yang dilakukan KPU setempat, ada 13 WNA yang sudah memiliki e-KTP Kabupaten Pasuruan.

Belasan WNA ber KTP elektronik itu, berasal dari beberapa negara. Mulai dari Malaysia, Jepang, Korea serta Inggris (selengkapnya lihat infografis). “Mereka tersebar di Beji, Pandaan, Gempol, Gondangwetan serta Purwosari,” kata Komisioner KPU Divisi Data dan Informasi Kabupaten Pasuruan, Nanang Husaini.

Nanang –sapaan akrabnya- menguraikan, temuan WNA dengan kepemilikan KTP elektronik tersebut, ditemukan setelah pihaknya meng-kroscek data yang dilakukan KPU Kabupaten Pasuruan.

Langkah itu dilakukan usai beberapa hari sebelumnya, viral WNA ber-KTP elektronik. Mengingat, banyak di daerah lain, WNA ber KTP elektronik masuk dalam DPT. Artinya, mereka berpotensi menjadi pemilih. Padahal, WNA tidak memiliki hak pilih.

“Kami mengajukan permohonan data kependudukan ke Dispendukcapil. Dari hasil data yang kami peroleh itulah, didapati jika sebanyak 13 WNA sudah mengantongi KTP elektronik,” tambah dia.

Meski begitu, Nanang memastikan, kalau di Kabupaten Pasuruan, 13 WNA itu tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) pemilu 2019.

“Kalau di daerah lain, ada yang masuk DPT. Sehingga, harus dilakukan penghapusan. Namun di Kabupaten Pasuruan, kami pastikan tidak ada. Setelah kami lakukan pengecekan, mereka tidak terdaftar dalam DPT pemilu 2019 yang sebanyak 1.179.108 pemilih,” yakinnya. (one/mie)