Tertabrak Motor di Pandaan, Pria Lansia tanpa Identitas Tewas

PANDAAN Seorang pejalan kaki yang melintas di jalan nasional jurusan Surabaya-Malang, depan Mapolsek Pandaan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (3/3) harus meregang nyawa. Lelaki yang belum diketahui identitasnya itu, meninggal dunia setelah tertabrak pengendara motor dari belakang.

Kecelakaan lalu lintas itu terjadi sekitar pukul 07.45. Pagi itu, seorang pengendara motor, Dodik Hari Prasetyo, 28, warga Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, melintas dari utara. Sesampainya lokasi kejadian, Dodik mendahului sebuah kendaraan. Ia tak melihat keberadaan korban yang menyeberang hingga akhirnya menabrak korban.

Saat kejadian, diketahui korban berjalan dari arah yang sama di badan jalan. Akibatnya, korban langsung terpental. Begitu juga dengan Dodik.

“Korban pejalan kaki yang tertabrak sepeda motor dan diketahui berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar 65 tahun. Sejauh ini indentitasnya belum diketahui,” ujar Kanit Lantas Polsek Pandaan Iptu Supriyanto.

Supriyanto mengatakan, akibat kejadian itu, korban mengalami pendaraan dari telinga dan mulut. Bagian kepalanya juga benjol.

Sedangkan, Dodik hanya megalami luka lecet di kaki kirinya. “Karena luka yang dialaminya parah, korban sempat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Pandaan. Selanjutnya divisum ke kamar mayat RSUD Bangil,” ujarnya.

Dalam kejadian ini, polisi mengamankan sepeda motor Honda Supra X 125 milik Dodik. Motor ini diamankan sebagai barang bukti. “Pemotornya di posisi tidak menguntungkan dalam kecelakaan ini. Dia terlalu mengarah ke kanan dan kurang hati-hati,” ujarnya. (zal/rud)