Belum Satu pun Kecamatan di Kab Pasuruan Berstatus ODF

BANGIL – Upaya Pemkab Pasuruan untuk mewujudkan Open Defecation Free (ODF) di Kabupaten Pasuruan, belum bisa terwujud. Buktinya, belum ada satu pun kecamatan yang menyandang ODF atau bebas dari buang air besar sembarangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Agung Basuki menguraikan, Pemkab terus mendorong terciptanya kawasan bebas buang air besar sembarangan (ODF) di setiap wilayah. Terbukti, dengan bertambahnya kawasan yang sudah menyandang ODF.

Dari 365 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Pasuruan, sudah ada 62 desa/kelurahan yang menyandang ODF. Jumlah tersebut naik dari sebelumnya. Di mana tahun 2018, ada 27 desa/kelurahan yang menyandang kawasan ODF.

“Jumlah desa atau kelurahan yang menyandang ODF terus bertambah. Memang kami terus mendorong agar seluruh kawasan di Kabupaten Pasuruan bisa ODF,” ujar Agung.

Hanya saja, diakuinya, belum ada satu pun dari 24 kecamatan yang menyandang ODF. “Target kami tahun ini, ada satu kecamatan yang bisa ODF,” sambungnya.

Agung juga menargetkan, jumlah desa yang menyandang ODF bisa bertambah. Setidaknya, tahun ini bisa bertambah 40 desa/kelurahan yang menyandang ODF.

Program jambanisasi berupa gerakan Ayo Membangun WC, diharapkan bisa diwujudkannya. “Pemkab sudah menyiapkan program bangun WC tahun ini. Harapannya, itu bisa menambah perilaku masyarakat untuk tidak lagi membuang air besar sembarangan,” pungkasnya. (one/fun)