Dua Maling Gasak Motor Karyawan Alfamart, Pelakunya Identik dengan Pencuri di Toko Ketapang

SUMBERASIH – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Probolinggo, kembali terjadi. Sabtu (2/3) malam lalu, giliran seorang karyawan toko waralaba yang menjadi korbannya.

Korbannya adalah Lia Amilia, 18, Warga Paiton, Kabupaten Probolinggo. Motor Honda Scoopy warna merah nopol N 3108 NB milik karyawan Alfamart yang berada di Jalan raya Bromo, amblas saat di parkir di tempat kerjanya.

Aksi itu sempat terekam Closed Circuit Television (CCTV). Aksi pencurian yang dilakukan oleh dua orang itu terjadi pada Sabtu pukul 21.55. Kasus itu sudah dilaporkan ke kepolisian dan kini unit reskrim polsek setempat terus melakukan penyelidikan.

Menurut DA, kepala toko Alfamart yang shift pagi, kabar hilangnya motor milik rekanya sudah didengarnya. Meski tidak tahu persis kejadiannya, mengingat pada waktu kejadian ia masih pagi. Motor baru diketahui hilang pada saat pemiliknya melihat ke arah tempat parkir.

“Motor diparkir di depan toko. Mungkin yang lainnya sedang sibuk ngurusi barang sehingga tidak ada yang tahu aksi itu,” terangnya.

Kemudian, lanjut perempuan yang hanya memberikan nama inisialnya tersebut, korban yakni Lia langsung melihat keluar toko. Sayangnya, motor tidak ada. Setelah di lakukan pengecekan di kamera CCTV yang terpasang di toko, diketahui bahwa ternyata motornya dicuri oleh dua pelaku.

Dari pengamatan media ini, para pelaku identik dengan pencurian yang yang juga terekam CCTV di Indomaret Ketapang dua hari lalu. Mulai dari kendaraan, baju, serta helem pelaku, sama persis. Yakni pelaku menggunakan helm warna pink dan helm hijau serta berjaket. Begitu juga dengan kendaraan pelaku, sama-sama menggunakan sepeda motor Honda Vario warna hitam.

“Informasinya, malam itu juga korban langsung melapor. Apakah polisi sudah melakukam olah TKP atau belum, saya kurang tahu. Yang jelas hari ini (Minggu, 3/3) mulai pagi hingga siang belum ada polisi datang kesini,” terangnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendy Dwi Susanto pada saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan aksi melanggar hukum itu. Terkait dugaan pelaku yang sama, Nanang belum bisa berkomentar banyak.

“Kami masih dalami dahulu. Saat ini anggota sedang melakukan penyelidikan terkait dengan maraknya curanmor tersebut,” pungkas AKP Nanang. (rpd/fun)