Pendaftar Pengawas TPS di Kota Pasuruan Melebihi Kuota

PASURUAN – Jumlah pendaftar Pengawas TPS (PTPS) di Kota Pasuruan melebihi kuota yang dibutuhkan. Kelebihan kuota terjadi setelah Bawaslu setempat memperpanjang masa pendaftaran.

Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kota Pasuruan Titin Yulinarwati. Dia menyebut, calon pendaftar yang memenuhi persyaratan pada masa pendaftaran tahap awal, sebanyak 557 orang.

Jumlah pendaftar saat itu belum memenuhi kuota yang dibutuhkan. Sebab, ada sebanyak 621 TPS yang memerlukan fungsi pengawasan. Ditambah dengan 4 TPS tambahan yang telah ditetapkan oleh KPU.

Karena itu, Bawaslu memutuskan untuk menambah waktu pendaftaran selama tiga hari. “Pendaftaran PTPS saat ini sudah ditutup. Jumlah pendaftarnya sebanyak 729 orang. Sebanyak 398 laki-laki dan 331 perempuan,” ucap Titin.

Mengacu pada jumlah itu, maka akan ada 104 yang bakal dicoret. Akan tetapi, hal itu juga didasari dengan adanya seleksi yang dilakukan di masing-masing Panwascam. Sejauh ini, kata Titin, tahapan seleksi masih berlangsung.

“Tim seleksi dilakukan oleh Panwascam sepenuhnya. Sebagian ada yang langsung diseleksi saat pendaftaran. Baik seleksi administratif maupun wawancara. Namun, ada juga yang sekarang masih dalam proses,” ujar Titin.

Di samping itu, masing-masing tim seleksi di tingkat Panwascam saat ini juga telah mengumumkan nama-nama pendaftar PTPS. Diharapkan, masyarakat dapat turut memantau siapa saja yang mendaftar sebagai PTPS. Terutama untuk memberikan tanggapannya terkait dengan integritas pendaftar.

“Kami berharap masyarakat juga proaktif dalam memberikan tanggapan. Karena kami ingin PTPS yang lolos nantinya benar-benar berintegritas dan memiliki netralitas yang tinggi,” beber Titin.

Selain tahapan seleksi, tanggapan masyarakat juga akan mempengaruhi seorang pendaftar dinyatakan lolos atau tidak. “Memang akan jadi pertimbangan bagi tim seleksi untuk menentukan apakah pendaftar itu layak atau tidak menjadi pengawas TPS,” pungkasnya. (tom/fun)