Pengelola Pantai Duta di Paiton Dipolisikan, Kenapa Ya?

PAITON – Pengelola Pantai Duta dilaporkan ke kepolisian. Pelaporan itu ditengarai lantaran ada pengelolaan retribusi parkir di destinasi wisata Pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo yang dianggap tidak wajar.

Pantai Duta. (Dok. Radar Bromo)

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo pelaporan itu dilakukan pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) desa setempat. Menurut Abdul Azis, salah seorang warga atau sekaligus pengurus Pokdarwis, pelaporan itu dilakukan pihaknya karena menganggap desa yang memberikan kewenangan pengelolaan wisata Pantai Duta kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), tanpa adanya aturan yang mendukung.

“Seharusnya jika dikelolakan kepada BUMDes kan ada perdes (Peraturan Desa). Tetapi, ini tidak ada. Mereka langsung menyerahkan begitu saja, tanpa ada kejelasan aturan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Pria yang akrab disapa Azis merinci. Misalnya perihal parker yang di berikan kepada Karang Taruna desa setempat. Pengelolaan parkir, kata Azis, tidak memiliki payung hukum yang jelas. Sehingga, rawan adanya permainan uang.

“Kalau ada perdesnya atau yang laiannya kan bisa di kontrol masuknya uang. Tetapi sekarang ini tidak ada. Kan rawan, hanya menguntungkan beberapa gelintir orang saja. Karena itu, pihak pemerintah desa selaku yang memberikan wewenang, kami laporkan,” ujarnya.

Azis mengambil contoh soal parkir. Jika di daerah lain biasanya tarif dikenai Rp 2 ribu permotor, di Pantai Duta menjadi Rp 5 ribu. Lebih parah lagi, petugas parkir yang terkesan arogan, bahkan dituding kerap mengganggu para pengunjung. “Kalau saya bilang malah seperti preman. Tidak ada aturan yang mendukung dan juga banyak mengganggu pengunjung,” tandasnya.

Pelaporan itu dilakukan sekitar tiga bulan lalu. Pihaknya langsung melaporkan kepada Polda Jatim melalui Direskrimsus. “Laporannya lama sudah. Desember lalu, sekarang masih diproses, “ terangnya.

Dipolisikannya pengelola Pantai Duta dibenarkan Wadir Reskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara Syarifuddin. Menurutnya, memang ada laporan perihal retribusi parkir di destinasi wisata Pantai Duta.

“Kami sudah menerima laporan itu, dan laporan itu sudah kami tindak lanjuti. Yang dilaporkan Kepala Desa Radutatah,” kata perwira yang pernah menjabat Kapolres Probolinggo itu.

Sementara itu, Kepala Desa Randutatah Umi Khulsum, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon belum merespon. Bahkan, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Umi Khulsum hanya membaca saja tanpa membalas. (sid/fun)