Peserta BPJS Ketenagakerjaan Tak Capai Target, Tahun 2018 Jumlah Peserta Segini

PASURUAN – Target BPJS Ketenagakerjaan (TK) sebanyak 163.628 peserta penerima upah (PU) tahun 2018, tidak tercapai. Sampai tutup tahun 2018, target yang dicapai hanya 93 persen.

Karma Krisnadi, kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo menjelaskan, di tahun 2018, untuk target kepesertaan dari PU atau karyawan yang memiliki gaji tetap memang tidak tercapai. “Tercapai 93 persen, kurang sedikit dari target. Ada hambatan kenapa target kepesertaan PU ini kurang tercapai,” terangnya.

Karma mengatakan, pada 2018 tercapai 152.772 peserta PU dari karyawan yang aktif. Aktif artinya, masih membayar iuran rutin setiap bulannya ke BPJS Ketenagakerjaan.

Di sisi lain, ada peserta yang vakum tidak membayar. Karena tidak membayar iuran, sementara tidak terhitung dan di nonaktifkan.

Dari jumlah tersebut, dikatakannya, masih banyak potensi kepesertaan dari PU. Namun, saat ini yang masih patuh adalah perusahaan skala besar.

“Sedangkan perusahaan menengah ke bawah masih ada karyawan yang tidak diikutkan BPJS Ketenagakerjaan. Termasuk koperasi, lembaga pendidikan swasta, sampai asosiasi UKM dan sebagainya,” terangnya.

Padahal, menurut UU nomor 24/2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, semua tenaga kerja wajib mendapatkan BPJS TK. Karena itu, BPJS TK terus berupaya agar tenaga kerja formal bisa mendapatkan jaminan dari BPJS TK.

“Kami terus sosialisasi, termasuk menggandeng Apindo atau Kadin dan organisasi sarikat sampai asosiasi usaha agar hak-hak pekerja mereka bisa terpenuhi,” pungkasnya. (eka/fun)