Polisi Baru Meminta Keterangan Korban Begal di Jalan Trunojoyo

BUGULKIDUL – Pihak kepolisian masih memburu komplotan pelaku begal di Jalan Trunojoyo, Kelurahan/Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan. Sejauh ini, korps Bhayangkara baru meminta keterangan dari saksi korban.

Kapolsek Bugulkidul AKP Paulus Sujatmiko mengatakan, aksi begal yang terjadi Senin (25/2), masih didalami. Pihaknya juga sudah memanggil dan meminta keterangan korban, Dedi Hidayatullah, 22, warga Kelurahan Tapaan, Kecamatan Bugulkidul.

Tujuannya, mengetahu ciri-ciri pelaku. Kepada penyidik, menurut Paulus, Dedi mengungkapkan, usai dari toko waralaba, ia hendak pulang ke rumahnya di Jalan Ir Juanda. Saat berada di depan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan BugulKidul, dirinya dihadang empat kawanan pria tidak dikenal.

Mereka berboncengan dua menggunakan sepeda motor Honda Vario putih dan Honda Beat biru. Salah satu pelaku lantas turun mematikan motor Dedi. Agar Dedi tidak melawan, pelaku mengancamnya menggunakan celurit.

Karenanya, korban tak bisa berkutik. Dia harus merelakan sepeda motor Yamaha Mio bernopol N 3333 TR miliknya dibawa kabur pelaku. “Yang jelas komplotan pelaku berjumlah empat orang. Mereka juga membawa senjata tajam (sajam). Ini, menunjukkan jika mereka nekat dan tidak segan-segan melukai siapapun yang berani melawan,” ujar mantan Kanitklantas Polsek Blimbing, Kota Malang, tersebut.

Seperti diketahui, Senin (25/2), sekitar pukul 23.00, Dedi Hidayatullah, 22, warga Kelurahan Tapaan, Kecamatan BugulKidul, Kota Pasuruan, menjadi korban begal. Dia dibegal empat pelaku ketika melintas di depan KUA Kecamatan Bugulkidul. Sepeda motor Yamaha Mio bernopol N 3333 TR pun raib digondol pelaku. Kini, kasus ini masih terus diselidiki kepolisian. (riz/fun)