108 Lembaga SMP di Kab Probolinggo Masih Numpang saat UNBK

KRAKSAAN – Tahun ini Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo menargetkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) seratus persen. Walau begitu, diperkirakan masih ada ratusan lembaga sekolah yang harus menumpang saat UNBK digelar.

Sedikitnya Dispendik mencatat, sekitar 108 dari 215 lembaga SMP masih menumpang untuk UNBK seratus persen itu. Angka itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan setempat Dewi Korina. Walau numpang, terpenting tahun ini bisa seratus persen UNBK untuk SMP, sesuai dengan apa yang telah dicanangkan Pemprov Jatim.

Ia tidak menampik jika fasilitas di setiap lembaga masih kurang. Sehingga, ada seratus delapan lembaga baik negeri maupun swasta yang menumpang dalam pelaksanaan UNBK tahun ini.

“Untuk fasilitas kan ada yang kurang. Memang tidak semuanya telah lengkap. Seperti halnya di sekolah satu atap. Itukan kurang tentunya itu nanti menumpang,” tandasnya.

Perempuan yang akrab disapa Dewi itu menjelaskan, lembaga yang masih tidak memenuhi standar untuk UNBK di lembaganya sendiri akan dialihkan atau menumpang kepada lembaga lain di atasnya yaitu seperti halnya SMA atau SMK. “Kalau yang SMP sendiri kan dipakai. Itu juga untuk melancarkan kegiatan UNBK. Sehingga, nanti UNBK akan berjalan dengan maksimal dan target UNBK seratus persen tercapai,” terangnya.

Bagi siswa yang ada di pegunungan, menurutnya bisa jadi nanti ujian di daerah bawah. Karenanya, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para orang tua siswa. Sehingga, tidak ada kekhawatiran bagi mereka ketika anaknya ikut ujian. Selain itu, bagi siswa tidak mampu akan difasilitasi transport agar bisa ikut ujian.

“Persiapannya sudah kami lakukan semua. Baik dari segi fasilitas dan juga SDM juga telah kami siapkan. Sebelum nantinya UNBK dilakukan ada akan ujian tryout dulu,” tandasnya. (sid/fun)