8 PSK yang Diciduk di Watuadem Prigen, 1 Terinfeksi HIV/ AIDS

BANGIL-Praktik prostitusi ilegal di wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan, bikin ngeri. Pasalnya, praktik terlarang itu, rentan ikut menyebarkan HIV/ AIDS.

Hal itu seiring dengan temuan demi temuan kasus dalam setiap operasi yang digelar Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Hampir setiap kali menjaring PSK, ada saja yang terkena HIV/ AIDS.

Yang terbaru, saat Satpol PP setempat menggelar razia Senin malam (4/3). Seorang PSK yang biasa mangkal di wilayah Prigen, ternyata mengidap HIV/ AIDS. Itu diketahui, setelah delapan PSK yang terjaring, dites kesehatannya oleh petugas Dinkes Kabupaten Pasuruan.

BELUM STERIL PSK: Sejumlah PSK yang diciduk Satpol PP dari kawasan Watuadem Prigen, Senin malam (4/3). (Foto Satpol PP for Jawa Pos Radar Bromo)

Menurut Plt Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, operasi tersebut dilakukan untuk membrangus praktik prostitusi ilegal di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pihaknya mengerahkan sejumlah pasukan, untuk menyisir kawasan Prigen.

Razia itu dilangsungkan mulai pukul 23.10. Beberapa tempat yang menjadi sarang PSK mangkal disisir. “Kawasan Watu Adem, Kelurahan Pencalukan, Kecamatan Prigen menjadi sasaran operasi,” imbuh Anang Saiful.

Hasilnya, delapan PSK berhasil diciduk. Mereka yang tengah asyik duduk-duduk di sofa sembari menunggu pelanggan, tak bisa berbuat banyak. Mereka pun digiring ke Mako Pol PP Kabupaten Pasuruan di Raci.

Pendataan pun dilakukan. Sebagian besar, mereka berasal dari luar Pasuruan. Mulai dari Malang, Blitar, Tulungagung, Surabaya hingga Bangkalan. Sementara dari Pasuruan, hanya tercatat ada satu orang. “Setelah kami data, mereka kami cek kesehatannya,” tambah Anang Saiful.

Hasilnya, bikin merinding bagi mereka yang suka jajan. Sebab, satu diantaranya, positif HIV AIDS. “Khusus untuk yang mengidap HIV/ AIDS, kami sudah laporkan ke KPA (komisi penanggulangan AIDS) untuk mendapatkan penanganan,” jelasnya. Selanjutnya, ke delapan PSK itu disidang tindak pidana ringan (tipiring). (one/mie)