Dua Pengedar asal Gading dan Maron Dibekuk, Ratusan Pil Berhasil Diamankan Polisi

PAJARAKAN – Dua pengedar pil koplo berhasil dibekuk Satreskoba Polres Probolinggo. Dari tangan kedua pengedar tersebut, polisi berhasil mengamankan ratusan butir pil yang semestinya memerlukan izin khusus untuk penjualannya.

Keduanya adalah Yusuf Hambali, 26, warga Condong, Kecamatan Gading dan Edi Sugianto, 33, warga Desa Satreyan, Kecamatan Maron. Keduanya diamankan di lokasi berbeda dan langsung digelandang ke Mapolres Probolinggo untuk dilakukan pengembangan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, keduanya diamankan Sabtu (2/3) sekitar pukul 16.00. Iptu Sujilan, Kasatreskoba Polres Probolinggo mengatakan, kedua pelaku tersebut diamankan di rumahnya masing masing. Tersangka Yusuf, diamankan di sebuah rumah di Jalan Gerilya Dusun Tampengan RT14 RW 03 Desa Condong. Sedangkan tersangka Edi di sebuah rumah rumah di Dusun Krajan RT 07 RW 02 Desa Satreyan.

“Kami mengamankan mereka berkat laporan dari masyarakat dan ditindaklanjuti dari penyelidikan,” katanya.

Menurutnya, keduanya diamankan lantaran melakukan tindak pidana dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi atau alat kesehatan. Apalagi, keduanya tidak memenuhi standar atau persyaratan keamanan kasiat dan kemanfaatan dan mutu serta tidak memiliki izin edar.

“Yang diedarkan itu pil putih jenis Trihexyphenidyl. Karenanya mereka kami amankan,” terangnya.

Dari tangan tersangka Yusuf, polisi mengamankan 478 butir pil Trihexipenidyl, satu buah smartphone, dan uang tunai sebesar Rp 50.000. Sedangkan dari Edi petugas berhasil mengamankan satu plastik klip berisi 50 butir pil Trihexipenidyl, uang tunai sebesar Rp 120.000, satu dompet warna coklat, 6 botol warna putih bekas pil, lima bendel plastik klip warna bening, satu buah smartphone.

“Keduanya kami kenakan pasal 197 sub 196 UU RI no. 35 th 2009, tentang kesehatan. Dan masih terus menjalani pemeriksaan di Mapolres probolinggo,” tandasnya. (sid/fun)