Pengawas TPS di Kab Pasuruan Masih Kurang, Bawaslu Tunggu Instruksi Pusat

PASURUAN – Pengumuman penerimaan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) sudah berakhir 1 Maret lalu. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan belum berencana membuka kembali peneriman PTPS. Padahal dari pendaftar masih dibutuhkan sebanyak 324 orang lagi untuk mengawasi TPS di Kabupaten Pasuruan.

Puji Mulyono, Koordinator Divisi (Kordiv) SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Pasuruan mengatakan, sampai pendaftaran dibuka 2 gelombang, kuota Pengawas TPS belum juga terpenuhi. “Kebutuhan pendaftaran dibuka sebanyak 4.371 kuota. Tapi sampai dibuka 2 gelombang pendaftar masih sebanyak 4.055 atau kurang 324 orang lagi,” terangnya.

Sampai pengumuman pendaftar PTPS awal Maret ini, Puji mengatakan masih belum bisa melakukan tindakan terkait kekurangan personel PTPS. Ini lantaran Bawaslu di daerah masih menunggu arahan dari Bawaslu RI apakah perlu dibuka kembali termasuk menurunkan syarat pendaftaran menjadi PTPS.

Puji mengatakan, Senin (4/3) sampai 7 Maret mendatang, Bawaslu Provinsi masih melakukan rapat koordinasi se Indonesia. “Kemungkinan dalam rakor ini juga akan dibahas terkait masih kurangnya PTPS di daerah, karena tidak hanya di Kabupaten Pasuruan tapi juga daerah lain ada yang masih belum terpenuhi PTPSnya,” terangnya. (eka/fun)