Warga Kersikan Tewas Terlindas, Sopir Tak Tahu, Truk Tetap Melaju

BANGIL-Yoga Yuli Pratama, 22, warga Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, nyaris dimassa warga. Itu setelah ia tak menghentikan laju truknya usai melindas pemotor yang terjatuh hingga tewas, Selasa (5/3).

Yoga Yuli pun lantas diamankan ke polisi. Insiden kecelakaan maut itu, berlangsung Selasa siang (5/3), sekitar pukul 10.15.

Ketika itu Rizal Febriansyah, 27, warga Gempeng, Kecamatan Bangil, dalam perjalanan dari Bangil ke Pasuruan. Ia tidak sendirian. Karena berboncengan dengan rekannya, M. Syaiful Anwar, 26, warga Kersikan, Kecamatan Bangil. Mereka mengendarai motor Yamaha Vixion, nopol N 6234 TCT.

Rizal berada di depan. Sementara Syaiful, berada di belakangnya. Semula, tidak ada masalah. Hingga mereka melintas di depan warung nasi punel, jalan raya Gempeng, Kecamatan Bangil.

Saat itulah, petaka menimpa. Motor yang nyalip dari kiri itu, terserempet dump truk nopol N 9678 UZ saat berada di lokasi kejadian. Dump truk tersebut dikemudikan kernet, Yogi Yuli Pratama, 22, warga Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.

Sementara sopir utama, Angga Daputra Pratama, 28, sedang tertidur, lantaran tak bisa menahan kantuk. “Karena ngantuk, sopir memilih istirahat. Sementara pengemudi dump truck tersebut, dipercayakan kepada suadaranya, Yoga Yuli,” ujar Kanitlantas Polsek Bangil, Iptu Slamet Aji.

Serempetan itu, membuat pengendara jatuh dari motor. Rizal Febriansyah terjatuh ke sisi kiri. Sementara M. Syaiful Yuli, jatuh ke arah kanan.

Ironisnya, korban tak sempat bangkit dari posisinya. Akibatnya, ia langsung dilindas roda belakang truk besar itu. Korban M. Syaiful, akhirnya meregangnyawa di lokasi kejadian.

“Keduanya dilarikan ke RSUD Bangil. Pengendara mtor, Rizal Febriansyah mengalami memar pada bagian lengan kanannya. Sementara rekannya yang dibonceng meninggal setelah punggungnya dilindas dump truk tersebut,” tambah Slamet Aji.

Rupanya, Yoga Yuli tak serta merta menghentikan laju kendaraannya. Ia terus melaju, seolah tidak terjadi apa-apa. Hingga ada warga yang mengejarnya dengan motor.

Selang jarak kurang lebih 100 meter dari TKP, Yoga pun menghentikan kendaraannya. Yoga mengaku, tak tahu kalau menyerempet bahkan melindas korban.

“Saya tidak tahu kalau ada yang terserempet dan terlindas. Tahu-tahunya, setelah ada pemotor yang menghentikan saya. Saya tidak berniat melarikan diri,” jelas Yoga. (one/mie)