Satpol PP Tertibkan Reklame Melanggar di Jalan Protokol, Termasuk Punya Caleg

KRAKSAANWarning Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo terhadap reklame yang dipasang di tempat terlarang di jalan protokol, bukan gertak sambal. Selasa (5/3), aparat penegak perda memenuhi janjinya untuk membersihkan reklame yang jumlahnya hingga puluhan.

Penertiban itu dilakukan sekitar pukul 8.00. Dengan membawa kendaraan roda empat,mereka menyusuri jalanan protokol mulai dari Kelurahan Semampir hingga Sumber Lele. Satu persatu, reklame yang ada di jalan itu diturunkan dan dimasukkan ke dalam mobil.

Tidak satupun yang luput dari penertiban tersebut. Semuanya bersih dan hanya menyisakan reklame besar yang memang terletak di tempatnya dan ada pula izinnya.

Kasi Ops Dal Satpol PP setempat Mashudi mengatakan, penertiban ini dilakukan tak lain untuk menertibkan pemasangan reklame tersebut. Sebab, jika dipasang di jalan protokol dan dipaku di pohon, hal itu melanggar aturan.

“Sesuai janji kami, sekarang kami tertibkan. Sehingga tidak ada lagi reklame atau banner yang dipasang di tempat terlarang dan dipaku di pohon,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Selain reklame, sejumlah banner caleg juga turut ditertibkan. Semuanya diamankan tanpa pandang bulu. Menurutnya, semua banner yang diamankan tersebut merupakan reklame ilegal dengan tanpa adanya izin.

“Semua reklame yang kami amankan semua tidak berizin. Banner caleg juga ada yang melanggar. Untuk banner caleg ini, nanti kami akan koordinasikan dengan Bawaslu,” ungkapnya.

Sedikitnya dari ada sekitar 58 reklame atau banner yang diamankan. Semuanya dibawa ke kantor Satpol PP. “Apabila dari pihak yang berkepentingan masih membutuhkan reklamenya, akan kami serahkan kembali. Tetapi dengan catatan izin di urus dahulu sampai ijin dari dinas perizinan keluar,” tandasnya. (sid/fun)