Cari Jalan Tengah soal Polemik Pantai Duta, Pemkab Siapkan Rapat Bersama

DRINGU – Pemkab Probolinggo tidak tinggal diam dalam polemik di Pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton. Melalui Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) pihak dinas akan mengumpulkan semua elemen yang berpolemik tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Disporaparbud Tatok Krismahento. Menurutnya, pihaknya akan mengumpulkan semua elemen yang bersengketa. Yaitu, mulai dari pengelola, BUMDes, Karang Taruna, hingga terlapor pihak pemerintah desa.

“Rencananya akan kami kumpulkan. Kami telah menyebarkan surat guna untuk membahas terkait hal itu yaitu pada hari Senin depan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut pria yang akrab disapa Tatok tersebut, pihak dinas saat ini hanya bisa melakukan hal itu. Untuk lebih jauh kedepan, pihaknya masih akan menelisik permasalahan melalui pengumpulan pada hari Senin mendatang.

“Masalahnya saja kami masih belum paham sepenuhnya. Karena itu, kami kumpulkan untuk mengetahui permasalahan sebenarnya seperti apa. Baru setelah itua kami akan mengambil langkah guna menyelesaikannya,” terangnya.

Sejauh ini, kabar yang ia terima hanya sebatas pelaporan yang dilayangkan Pokdarwis Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) kepada pihak pemerintah desa Randutatah. Pelaporan itu, yaitu berkaitan dengan retribusi parkir yang oleh pihak pemerintah desa dikelolakan kepada Karang Taruna.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah desa tepatnya kepala Desa Randutatah, dilaporkan ke Polda Jatim lantaran ada pengelolaan di Pantai Duta yang dinilai tak sesuai prosedur. Salah satunya Pantai Duta yang dikelola BUMDes.

Disamping itu Pokdarwis juga menyoal retribusi parkir yang tidak wajar. Retribusi parkir yang dikelola Karang Taruna, yang tidak memiliki kekuatan hukum dari desa (perdes). Saat ini, proses laporan itu sendiri masih terus ditangani oleh pihak polda. (sid/fun)