Edarkan Sabu, Sopir-Kernet Diamankan sebelum Pesta Bareng di Paiton

PAJARAKAN – Zain Muhaji Wijaya, 26, warga Jalan Dusun Candi, Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo dan Jaka Ariyanto, 26, warga Kampung Sekarputih, Desa Sumber Anyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, diamankan Satuan Reskoba Polres Probolinggo. Keduanya diamankan Selasa (5/3) lalu lantaran diduga sebagai pengedar sabu-sabu.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, penangkapan terhadap keduanya dilakukan di pada pukul 03.00. Keduanya ditangkap di satu lokasi yang sama, yakni di dalam rumah Zain di Desa Candi Jabung.

Iptu Sujilan Kasatreskoba Polres Probolinggo menjelaskan, penangkapan kedua pelaku tersebut berdasarkan atas laporan dari masyarakat. Dalam laporannya, rumah Zain kerap digunakan sebagai transaksi penjualan sabu.

Mendapat laporan seperti itu, lantas pihaknya melakukan penyelidikan. Setelah memastikan bahwa keduanya memang hendak transaksi barang haram itu, pihak kepolisian langsung bertindak. “Kami sudah mengintainya memang. Setelah laporan dari masyarakat, kemudian melakukan pengintaian dan berhasil memastikan langsung menangkap kedua pelaku,” ujarnya.

Menurutnya kedua pelaku adalah sopir dan kernet. “Jadi keduanya itu kompak dalam melakukan penjualan Sabu. Ini kami masih melakukan pendalaman untuk menangkap pelaku lainnya,” terangnya.

Bukan hanya berhasil mengamankan kedua pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti. Antara lain dari tangan Zain berupa satu plastik klip berisi sisa SS, 2 paket SS seberat 0,44 gram dan 0,55 gram, 1 plastik klip yang sudah di gunting, 1 bendel sedotan warna putih, uang tunai sebesar Rp 200.000, 1 timbangan elektrik, 1 dompet warna coklat, 1 bendel plastik klip warna bening, 1 korek api warna hijau, 1 lembar tisu, 1 pipet kaca, 6 sedotan modifikasi, dan 1 smartphone.

Sedangkan dari tersangka Jaka hanya berupa 1 dompet warna coklat dan 1 smartphone. Barang bukti beserta pelakunya langsung dibawa ke mapolres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Kami akan terus memberantas peredaran barang haram di daerah kami. Itu untuk menjaga Kabupaten Probolinggo terbebas dari peredaran barang haram itu,” ungkapnya. (sid/fun)