Ngaku Obati Stres, Pemuda asal Pohgedang Konsumsi dan Edarkan Sabu

BANGIL – Warga Desa Pohgedang, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Samsul Arifin, 20, harus melalui hari-harinya di balik jeruji besi. Senin (4/3) lalu, dia dibekuk Satreskoba Polres Pasuruan setelah kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu.

Lelaki yang tidak mempunyai pekerjaan tetap itu ditangkap di depan sebuah minimarket di Kelurahan/Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 01.00 WIB. “Ada informasi kalau tersangka sering mengkonsumsi dan menjual sabu-sabu,” ujar Kasatreskoba Polres Pasuruan, AKP Nanang Sugiyono.

Informasi itu ditindaklanjuti dengan menelusuri keberadaan tersangka. Kemudian didapati tersangka tengah berada lokasi kejadian, tengah menunggu pelanggan. Setelah digeledah, polisi menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sabu-sabu seberat 0,35 gram dan handphone yang biasa digunakan untuk bertransaksi.

Dari lokasi penangkapan, tersangka digelandang ke Mapolres Pasuruan. Dalam pemeriksaan penyidik, tersangka mengaku sudah setahun terakhir mengenal sabu-sabu. “Ia ketagihan sabu-sabu setelah menjadikan barang haram itu sebagai obat stres. Selain menjadi pengguna, dia juga menjualnya,” ujar Nanang.

Nanang mengatakan, atas perbuatannya itu tersangka dijerat dengan pasal 114 juncto pasal 112 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (one/fun)