Selama Empat Tahun, Jumlah Tenaga Kerja Asing di Kota Pasuruan Hanya 3 Orang

PURWOREJO – Sejak empat tahun terakhir, jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Kota Pasuruan, stagnan. Hanya tiga orang. Mereka tercatat bekerja sebagai tenaga ahli di sejumlah pabrik.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan Mahbub Effendi mengatakan, selama empat tahun terakhir, TKA di Kota Pasuruan berjumlah tiga orang. Mereka bekerja di sebuah pabrik di Jalan Panglima Sudirman dan di Jalan Ir. Juanda. “Ketiga TKA ini bekerja sebagai tenaga ahli. Sejak 2016 lalu jumlah ini tidak pernah berubah. Mereka bekerja di sejumlah pabrik di Kota Pasuruan,” ujarnya.

Mahbub menjelaskan, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi TKA. Di antaranya, mereka harus bekerja sebagai tenaga ahli, bukan sebagai pelaksana. Serta, harus mengantongi izin ketenagakerjaan dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI.

Izin ini disebut izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA) dan harus diperpanjang setiap dua tahun sekali. Selain itu, yang harus diperhatikan TKA yang ingin bekerja di suatu posisi di Indonesia, harus memiliki pengalaman lima tahun di posisi yang sama. “Besaran retribusi yang harus dibayarkan tidak kami ketahui. Sebab izinnya ke Pemprov, termasuk perpanjangannya. Kami hanya sebatas rekomendasi saja,” ujar Mahbub. (riz/fun)