Dispendukcapil Tak Pernah Buatkan WNA e-KTP, KPU Juga Pastikan tak Masuk di DPT

KRAKSAAN – Beredarnya isu adanya Warga Negara Asing (WNA) yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu 2019, membuat KPU di seluruh daerah kini intens mengecek data kependudukan. Di Kabupaten Probolinggo, pihak KPU setempat memastikan bahwa tak ada WNA yang masuk dalam DPT.

Bahkan meski Kabupaten Probolinggo kerap didatangi ekspatriat, Dinas Kependudukan menyebutkan, tak pernah menerbitkan e-KTP. Sejauh ini Dispendukcapil belum pernah sekalipun merekam ataupun mencetak e-KTP untuk WNA.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat Slamet Riyadi. Menurutnya, selama kurun waktu tiga tahun ia menjalankan amanat menjadi Kadispenduk Capil, tidak satupun pernah mencetak kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP) WNA.

“Tidak ada di Kabupaten Probolinggo. Kami tidak pernah mencetak KTP-el untuk WNA,” ujarnya.

Menurutnya, yang pernah dilakukan oleh dinasnya hanya memberikan izin tinggal. Izin tinggal tersebut fungsinya berbeda dengan e-KTP. Sebab, hal itu hanya berupa izin tinggal dan WNA di Kabupaten Probolinggo tidak ada yang bekerja selama bertahun tahun.

Sementara itu, Ketua KPU setempat yakni Zubaidi juga menyebutkan, di daerahnya dipastikan tidak ada WNA yang terdaftar di DPT. Sebab, selama ini tidak pernah ada warga yang asing yang masuk DPT.

“Kemarin (tahun 2018) lalu kan juga ada pilkada. Disitu juga tidak ada orang asing masuk DPT. Jadi mengaca pada itu kami pastikan tidak ada,” ungkapnya.

Selain itu, menurutnya pihaknya juga telah mengecek kembali DPT yang ada. Dari hasil pengecekan itu, tidak ditemukan WNA. Semuanya asli adalah warga Kabupaten Probolinggo yang memiliki hak pilih pada 2019 ini. “Kami juga sudah mengecek tetapi tidak ada,” terangnya singkap.

Perlu di Ketahui DPT di Kabupaten Probolinggo yang diresmikan pada akhir desember lalu sebanyak 884.636 jiwa. Dari angka itu, dipastikan tidak ada WNA yang masuk. (sid/fun)