Guardrail di Pasuruan Ditambah, Prioritaskan di Titik Rawan

LEBIH AMAN: Sejumlah pengendara melintas di Jalan Juanda, Kota Pasuruan, yang dilengkapi pagar pengaman. Tahun ini, BBPJN VIII akan menambah pagar pengaman di ruas jalan nasional Pasuruan-Probolinggo. (Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PASURUAN – Ruas jalan nasional Pasuruan-Probolinggo dinilai masih banyak yang perlu dipasangi guardrail atau pagar pembatas jalan. Karenanya, tahun ini Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya, akan menambahnya. Namun, kini masih melakukan survei lokasi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII Surabaya Sentot Wijayanto mengatakan, tahun ini pihaknya menambah jumlah guardrail. Namun, lokasi pemasangannya belum ditentukan. Kini pihaknya masih melakukan survei lapangan.

Survei ini untuk menentukan lokasi jalan yang butuh dipasangi guardrail. Titik yang dianggap membahayakan pengguna jalan akan diprioritaskan dengan mempertimbangkan kekuatan anggaran.

“Tahun ini ada penambahan guardrail. Cuma lokasi pastinya masih kami survei. Tentunya titik yang rawan akan diprioritaskan. Sebab, guardrail ini kan bertujuan melindungi pengguna jalan dari bahaya,” ujarnya.

Sentot menyebutkan, titik yang dipasangi guardrail merupakan jalan yang padat atau jalan yang menikung dan terdapat jurang maupun tidak. Serta, jalan lurus yang di sisi jalan terdapat jurang atau perbedaan ketinggian dengan badan jalan.

Guardrail ini sangat dibutuhkan. Terutama di jalan curam dan terdapat kemiringan yang cukup ekstrem yang dapat membahayakan pemakai jalan. Insya Allah triwulan tiga mulai pelaksanaan,” ujarnya. (riz/rud)