Pemkot Pasuruan Klaim Tingkat Kemiskinan Menurun

PURWOREJO – Pemkot Pasuruan mengklaim tingkat kemiskinan di kotanya terus menurun. Saat ini, tingkat kemiskinan disebutkan berada di bawah tingkat kemiskinan nasional.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Pasuruan Adri Joko Srijono mengatakan, pihaknya terus berupaya mengurangi tingkat kemiskinan di Kota Pasuruan. Selama tiga tahun terakhir, tingkat kemiskinan terus menurun.

Menurutnya, pada 2016 tingkat kemiskinan mencapai 7,62 persen dari jumlah penduduk Kota Pasuruan. Angka ini menurun pada 2017 menjadi 7,53 persen. Tahun 2018, kembali turun menjadi 7,49 persen. Sedangkan, jumlah warga Kota Pasuruan mencapai 209.968 jiwa per Januari 2019. “Alhamdulillah, tingkat kemiskinan bisa kami tekan. Meski tidak signifikan, namun setiap tahunnya tingkat kemiskinan terus menurun,” ujarnya.

Joko menjelaskan, upaya penanggulangan kemiskinan dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Seperti, mengadakan program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Serta, melalui bantuan pusat lewat Program Keluarga Harapan (PKH) yang menempel di Dinas Sosial. Ada juga program pengentasan kawasan kumuh melalui Perkim dan pembinaan usaha kecil dan menengah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindang).

Menurutnya, pihaknya terus berupaya agar program penanggulangan ini tepat sasaran pada penduduk miskin di Kota Pasuruan. Pihaknya juga meminta warganya yang merasa miskin melapor ke kantor kelurahan. “Kami tetap butuh kerja sama dari masyarakat. Jika mereka memang miskin dan berasal dari keluarga tidak mampu, mereka bisa melapor agar tepat sasaran,” ujarnya. (riz/rud)