Setahun Beroperasi, Hampir Separo Kios Gempol Plaza Masih Tutup

GEMPOL – Sudah setahun lebih Gempol Plaza beroperasi. Namun, sampai saat ini masih banyak kios di tempat itu yang tutup. Disperindag Kabupaten Pasuruan pun melayangkan peringatan kedua pada pemilik kios yang tutup.

Kepala Pasar Gempol Halevi menjelaskan, Gempol Plaza dibangun secara bertahap pada 2016 dan 2017. Total ada 174 kios di Gempol Plaza. Posisinya di lantai I, dan II.

Semua kios pun sudah ada pemiliknya. Bahkan, kunci kios sudah diserahkan oleh pihak pasar pada pemilik masing-masing.

“Namun, kenyataannya baru 90 kios yang berjualan setiap hari. Sementara 84 sisanya atau hampir separonya, sampai saat ini tutup,” terang Halevi.

Kondisi ini membuat kondisi Gempol Plaza sepi. Padahal, pedagang di Gempol Plaza diharapkan langsung buka setelah masing-masing kunci diserahkan.

Disperindag Kabupaten Pasuruan pun mengambil langkah tegas. Para pemilik kios diberi peringatan kedua, setelah peringatan pertama diberikan beberapa waktu lalu.

“Pedagang yang tak aktif berjualan ada sekitar 45 persen, semuanya sudah kami beri surat peringatan kedua. Bersamaan dengan surat peringatan ini, kami minta kios yang tutup segera berjualan,” kata kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Edy Suwanto.

Surat peringatan kedua itu dilayangkan, pekan lalu dan berlaku paling lama satu bulan. Jika pemilik kios tidak menggubris, maka Disperindag akan melayangkan surat peringatan ketiga. Dan dilanjutkan dengan mengganti pedagang.

“Apabila kiosnya masih tutup dan pedagangnya tak berjualan, akan kami beri peringatan ketiga. Selanjutnya, kios akan kami ganti dengan pedagang baru,” tegasnya. (zal/hn)