Besi Menyembul di Kantor DPRD Kab Probolinggo Bahayakan Pengendara

PAJARAKAN – Pengendara yang melintas di Jalur pantura di Pajarakan tepatnya di depan kantor DPRD Kabupaten Probolinggo, patut berhati hati. Pasalnya, di depan kantor wakil rakyat itu ada sebuah besi bekas pembangunan beton. Keberadaan besi itu dikeluhkan karena membahayakan pengguna jalan.

Jika tidak berhati hati, maka pengendara motor bisa celaka. Apalagi jika sampai jatuh di lokasi tersebut. Pengendara tak hanya bisa terluka. Tetapi bisa saja tertancap besi.

Muhammad Jalil, 25, salah seorang pengendara motor adalah yang ikut mengeluhkan keberadaan besi tersebut. Menurutnya, keberadaan besi bekas pembangunan itu sangat membahayakan. Apalagi saat kemacetan terjadi. Sebab, saat kemacetan terjadi biasanya pengendara mengambil jalur paling kiri, sehingga melintasi besi itu.

“Kalau sampai tidak hati hati ya akan terkena besi itu. Soalnya itu sudah menganga. Apalagi kakinya sampai menyentuh tanah,” ujarnya.

Ia menilai, ada kesalahan pembangunan. Sehingga, besi yang sebelumnya ditanam beton itu sampai muncul ke permukaan. “Kalau pembangunannya benar dan ukurannya tepat, maka tidak akan demikian,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Wicaksono. Menurutnya, keberadaan besi di depan kantor wakil rakyat itu harus segera dibenahi. Bahkan kalau perlu segera diambil. Jika tidak, maka bisa menyebabkan korban luka.

“Kayaknya besi itu sudah lama. Setiap kali saya lewat memang itu sudah seperti itu. Tetapi belum pernah dengar ada korban. Kalau bisa ya segera diambil tindakan. Masa harus menunggu ada korban,” katanya.

Sementara itu Pengawas jalan nasional Probolinggo-Situbondo Candraa Hervin mengatakan, menurutnya keberadaan besi itu memang membahayakan. Namun, itu bukanlah pembangunan dari pihak jalan nasional. Tetapi, itu merupakan pembangunan dari pada DPRD.

“Itu pembangunan dari pihak DPRD. Dan pembangunannya itupun tidak ada izin kepada kami. Kami saat menerima kabar itu sudah mencoba menghubungi DPRD tetapi masih belum ada jawaban,” ujarnya.

Lebih lanjut, menyikapi hal itu haknya tidak tinggal diam. Menurutnya mengajukan perbaikan untuk di ruas jalan itu. Pasalnya, di ruas jalan itu tidak ada perbaikan untuk tahun ini. ”Tetapi masih kami usulkan. Untuk perbaikan di Kraksaan hanya ada di depan stadion Gelora Merdeka sampai ke timur,” terangnya.

Disisi lain, pihak DPRD melalui wakil ketuanya yaitu Wahid Nurahman saat diberitahu perihal hal itu hanya menjawab singkat. Yaitu, pihaknya akan mengkoordinasikan terkait hal itu dengan pihak sekretaris dewan. “Nanti akan kami koordinasikan dengan sekwan,” ujarnya singkat. (sid/fun)