Dana Rehab Madin Tahun Ini Menurun, Besarannya Segini

BANGIL – Program wajib madin di Kabupaten Pasuruan, membuat Pemkab Pasuruan harus mengeluarkan anggaran cukup besar. Dengan program ini, Pemkab memiliki “tanggungan” untuk membenahi madin-madin di Kabupaten Pasuruan.

Tahun ini, rehab madin pun dilakukan. Dana yang digelontorkan tak murah. Yaitu, sekitar Rp 12 miliar. Dana itu akan digunakan untuk membenahi ratusan madin yang butuh rehab.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Iswahyudi menguraikan, rehab madin tersebut berkaitan dengan program wajib madin di Kabupaten Pasuruan. Kewajiban program tersebut, harus didukung dengan sarana penunjang.

“Untuk pemerataan akses madrasah diniyah itulah, rehab tersebut kami realisasikan,” sampainya.

Iswahyudi menguraikan, tahun ini ada 218 madin yang akan direhab. Dana Rp 12 miliar dialokasikan untuk pembenahannya.

Jumlah tersebut, diakuinya tak sebanyak tahun lalu. Karena pada 2018, ada 280 madin yang “didandani”. Total anggaran yang digelontor tahun 2018 itu, mencapai Rp 14,5 miliar.

“Ada penurunan jumlah madin yang kami tangani. Selain faktor ketersediaan anggaran, juga dikarenakan banyaknya madin yang kami tangani sebelumnya. Sehingga, kondisi madin saat ini sudah banyak yang mumpuni,” ulasnya.

Rehab yang akan dilakukan, kata Iswahyudi, beragam. Tergantung permohonan. Ada yang pembenahan plafon, lantai, kusen-kusen, dan pembenahan lainnya. (one/fun)