Pencuri Semen Curah asal Sidoarjo Dibekuk, Dua Kawannya Masih Diburu

GEMPOL – Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian semen curah di PT Wika Beton yang ada di Desa Winong, Kecamatan Gempol. Salah satu dari tiga pelaku kini sudah ditahan. Sementara dua pelaku lain masih diburu. Satu pelaku yang sudah berhasil dibekuk adalah Choirul Huda, 43, warga Kelurahan Gedang, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

“Satu pelaku tertangkap buser di indekosnya, Kamis (7/3) sekitar pukul 15.00. Dua pelaku lainnya masih belum, saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO),” beber Kapolsek Gempol Kompol Maryono.

Aksi pencurian itu terjadi di jalan masuk akses perusahaan PT. Wika Beton di Desa Winong, pada Minggu (3/3) lalu sekitar pukul 01.00. Saat kejadian pencurian berlangsung, korban Masruchan, 35, asal Desa Tambar, Kecamatan Jokoroto, Kabupaten Jombang sedang memarkir truk tangki nopol L 9739 UR muatan semen curah sebanyak 38,6 ton.

Saat parker dan sambil tunggu antrean bongkar muatan, korban pulang kerumahnya. Keesokan harinya saat balik, ternyata kendaraan sudah tidak ada di tempat. “Kendaraan beserta muatannya dicuri pelaku beserta dua rekannya. Truk tangkinya ditemukan di Kebomas, Gresik dan isi semen curahnya sudah tidak ada,” terangnya.

Dalam kasus ini, kerugiannya mencapai ratusan juta. Beberapa barang bukti berhasil diamankan petugas. Di antaranya satu unit truk tangki, uang tunai Rp 1 juta, satu buah kaos dan satu buah celana jins.

“Identitas dua pelaku lainnya sudah kami ketahui, kini sedang pengejaran dan belum tertangkap. Pelakunya dijerat pasal 363 KUHP dan ancaman maksimalnya tujuh tahun penjara,” tuturnya. (zal/fun)