Relasi Bisa Jadi KPPS tapi Tak Boleh Rangkap Jabatan

MAYANGAN – KPU Kota Probolinggo menegaskan, Relawan Demokrasi (Relasi) bisa menjadi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Namun, tidak boleh melakukan rangkap jabatan.

Yahya Ulumuddin, komisioner KPU Kota Probolinggo mengungkapkan hal itu saat bimbingan teknis PPK dan PPS, Senin lalu. “Relasi itu boleh menjadi petugas KPPS. Namun, tidak bisa rangkap, harus memilih salah satu. Mau tetap Relasi atau menjadi KPPS,” ujarnya.

Artinya, Relasi yang menjadi KPPS, otomatis tidak menjadi Relasi lagi. Sehingga, tidak terjadi dobel anggaran. “Mau jadi KPPS silakan, mau tetap Relasi silakan. Tapi, pilih salah satu,” ujarnya.

Menurut Yahya, masa tugas Relasi dan KPPS hampir bersamaan. KPPS bertugas mulai 10 April sampai 9 Mei. “Sedangkan Relasi tanggal itu masih bertugas, jadi hampir bersamaan masa tugasnya,” ujarnya. (put/hn)