Tahun Ini Tak Ada Pembangunan Jalan untuk Lahan Garam

MENGHASILKAN: Petani tambak garam di wilayah Kraton memanen lahannya. Tahun ini tak ada pembangunan lahan menuju tambak garam di Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

BANGIL – Tahun ini, tidak akan ada pembangunan jalan garam di Kabupaten Pasuruan. Sebab, tak ada bantuan hibah untuk rehab pembangunan fisik dari Pemprov Jatim.

Karena itu, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan berupaya mengusulkan rehab fisik dalam Perubahan APBD Pemprov Jatim pertengahan tahun ini. Seperti yang disampaikan Slamet Nurhandoyo, kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan.

Menurutnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur memastikan, tidak ada bantuan hibah tahun ini untuk petambak garam di Kabupaten Pasuruan. Baik untuk alat produksi maupun pembangunan fisik.

“Untuk tahun 2018 masih ada rehab fisik dari provinsi. Yaitu, pembangunan jalan garam dan jembatan di Desa Raci, Kecamatan Bangil,” terangnya.

Dua rehab fisik tersebut dianggarkan Rp 600 juta. Yaitu, jalan garam yang sebelumnya berupa tanah padat diperlebar dan dipaving sepanjang 1,2 km.

Slamet menyebut, tidak adanya bantuan dari Pemprov Jatim tahun ini dikarenakan keterbatasan anggaran. “Namun, kami mengusulkan ada bantuan di Perubahan APBD mendatang,” lanjutnya.

Rencananya, akan diusulkan rehab fisik jalan garam di Desa Raci, Kecamatan Bangil dan Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok. Yaitu, memperbaiki jalan produksi garam yang sebelumnya tanah padat, akan diperlebar dan dipaving. Tujuannya, mempermudah pengangkutan hasil garam saat panen raya. (eka/fun)