Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Fokus Pangkas di Titik Rawan

KANIGARAN – Musim hujan yang disertai angin terus menjadi perhatian serius Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo. Salah satunya mengantisipasi terjadinya pohon tumbang dengan memangkasnya.

Kabid Penanggulangan dan Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo Sunjoto mengatakan, agenda pemangkasan yang dilakukan DLH merupakan agenda rutin. Serta, dilakukan di seluruh wilayah Kota Probolinggo. “Pemangkasan difokuskan pada titik yang rawan dulu. Mengingat kondisi angin yang kencang,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya masih mengutamakan pemangkasan pohon di sekitar jalan protokol. Itu, dilakukan karena pohon yang di tepi jalan sudah terlalu tinggi. Serta, hampir mengenai kabel listrik PLN. “Kami prioritaskan pada jalur protokol dengan kondisi pohon yang sudah tua dan tinggi. Selanjutnya, barulah pohon-pohon di titik lainnya. Seperti di Gus Dur (K.H. Abdurahman Wahid),” ujarnya.

Sabtu (9/3), pemangkasan pohon dilakukan di Jalan Slamet Riyadi. Sunjoto mengatakan, dalam proses pemangkasan pohon ini memang sedikit mengganggu arus lalu lintas. Namun, jika tidak dilakukan buka tutup jalur, pohon yang dipotong bisa jatuh ke pengendara yang melintas. “Pengeprasan ini kegiatan rutin. Jadi, kami sudah antisipasi sebelumnya,” ujarnya.

Pemangkasan dilakukan pada pohon yang dianggap sudah tua dan rapuh. Tujuannya mengantisipasi jika ada angin kencang, tidak sampai tumbang. Sejumlah pohon yang dianggap menghalangi rambu-rambu dan mendekat kabel listrik juga dipotong. “Jika terjadi angin kencang, kami imbau warga tidak berada di bawah pohon. Apalagi pohon yang sudah rapuh. Karena apes kita kan gak tahu,” ujarnya. (rpd/rud)