Hibah BBG Bisa Turun Lebih Cepat, Diperkirakan Pertengahan Tahun

BANGIL – Usulan 100 bantuan hibah Bahan Bakar Gas (BBG) untuk para nelayan di Kabupaten Pasuruan kepada Pemerintah Pusat, tahun ini diperkirakan bisa turun lebih cepat. Bila biasanya turun pada akhir tahun, tahun ini diperkirakan turun pada pertengahan tahun.

Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Alamsyah Supriadi mengatakan, tahun sebelumnya biasanya bantuan hibah BBG turun pada akhir tahun. Namun, tahun ini informasinya bisa turun lebih cepat, sebelum pertengahan tahun.

Pada awal tahun ini, kembali diusulkan bantuan BBG ke Kementerian ESDM. Tahun ini, pihaknya hanya mengusulkan 100 BBG. Itu, disesuaikan dengan kebutuhan nelayan yang belum berganti ke BBG.

Bantuan BBG ini diberikan kepada nelayan yang memakai perahu kecil atau di bawah 2 gross tonage (GT). Peralihan ke BBG ini awalnya pengguna mesin dengan bahan bakar premium diganti menggunakan elpiji. Dengan perpindahan ini, ongkos untuk melaut bisa ditekan hingga separo.

Dari catatan Dinas Perikanan, di Kabupaten Pasuruan perahu yang menggunakan premium sebelumnya sekitar 1.000 perahu. Dari jumlah itu dalam dua tahun ini sudah ada sekitar 900 nelayan yang mendapatkan hibah BBG. “Sehingga, tahun ini kami hanya mengajukan 100 BBG, sisanya kemarin yang belum dapat,” ujar Alamsyah.

Tahun ini, informasinya bantuan BBG akan cair lebih cepat. Sehingga, diharapkan nelayan kecil bisa segera menggunakan BBG. Ini, agar biaya melaut bisa ditekan. (eka/rud)