Jalan Kabupaten di Bantaran Langganan Genangan Air saat Hujan

BANTARAN – Jalan Kabupaten Probolinggo di Desa/Kecamatan Bantaran menjadi langganan genangan air saat hujan. Karenanya, pengendara motor harus mengurangi kecepatannya jika melintas di jalan depan Pasar Bantaran itu. Bila tetap ngebut, air dapat keciprat kepada pengguna jalan lain.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, genangan air itu terjadi setelah hujan. Ketinggian genangan air diperkirakan mencapai 20-30 sentimeter. Hampir semua pengendara motor yang melintas mengangkat kakinya supaya tidak terkenan percikan air.

Salah seorang warga Kecamatan Bantaran, Faruk, 37, mengatakan, genangan air itu sudah biasa terjadi saat dan sehabis hujan. Entah karena badan jalan terlalu rendah dibanding saluran airnya atau saluran airnya yang tidak lancar, yang bisa dipastikan saat hujan selalu terjadi genangan air. “Akan lebih baik jika tidak sampai ada genangan air saat hujan. Supaya jalan aspal juga tidak mudah rusak,” ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Prijono mengatakan, kondisi jalan kabupaten di Kecamatan Bantaran dalam kondisi baik. Genangan air yang terjadi saat hujan tidak berlangsung lama. Saat hujan berhenti, biasanya tidak lama kemudian genangan air di jalan itu surut.

“Secara umum akan dipelajari dulu genangannya disebabkan apa. Apakah kurang tinggi atau tidak ada saluran atau ada saluran tapi buntu dan sebagainya. Nanti kami akan carikan solusinya,” ujarnya. (mas/rud)