Pengedar Pil Trek asal Gununggeni Dibekuk saat Mabuk

PAJARAKAN- Polres Probolinggo terus berupaya memberantas peredaran narkoba didaerahnya. Sabtu (9/3) lalu, polisi kembali memangkap pelaku pengedar pil koplo. Dia adalah Antadiono, 26, warga Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, penangkapan tersebut terjadi sekitar pukul 23.00. Penangkapan dilakukan Satuan Reskoba Polres Probolinggo.

Iptu Sujilan, Kasatreskoba Polres Probolinggo mengatakan, pelaku ditangkap saat berada di pinggir jalan pasar Desa/Kecamatan Banyuanyar. Ia memang telah menjadi target pihak kepolisian.

“Sebelum menangkap, kami terlebih dulu melakukan penyelidikan. Sebab, pelaku dilaporkan masyarakat memang meresahkan karena mengedarkan pil trihexypinidly, ” ungkap Sujilan saat dikonfirmasi.

Setelah memastikan bahwa data telah akurat, pihaknya langsung melakukan penangkapan. Saat ditangkap,pelaku sedang mabuk. Petugas langsung mengamankan dan menggeledah pakaiannya. Hasilnya, kami mendapati ada barang bukti. Yaitu, berupa pil warna putih sebanyak 2 plastik klip yang berisi 100 butir dan 27 butir dengan jumlah keseluruhan 227 butir pil warna putih jenis Trihexipenidly.

“Pelaku dan barang kami bawa kepolres untuk ditindak lanjut. Untuk pelaku sendiri kami kenakan pasal 197 sub 196 UU RI no. 35 th 2009, tentang kesehatan,” tandas pria yang pernah bertugas di Mapolres Jember itu.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus melakukan penangkapan terhadap para pelaku yang sengaja mengedarkan barang haram iti didaerahnya. Itu, dilakukan guna mengurangi peredaran narkoba. (sid/fun)