Pria Beristri Datangi Rumah Janda di Ambulu Malam-Malam, Kena Gerebek

MENCEKAM: Petugas saat mengevakuasi sang janda dari amukan massa. Nampak sang janda saat dimintai keterangan penyidik Polresta. (Istimewa-Ridhowati Saputri/Radar Bromo)

Related Post

SUMBERASIH – Suasana di Dusun Tengah, Desa Ambulu, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Minggu (10/3) mencekam. Pasalnya, warga mencurigai seorang pria yang masuk ke rumah Rumina, 34, dari pintu belakang. Warga pun mengira pria itu adalah maling.

Warga kemudian berdatangan ke rumah perempuan yang statusnya menjanda itu. Bahkan, pria yang belakangan diketahui bernama Rohim, 32, itu diteriaki maling oleh warga. Teriakan itu semakin mengundang perhatian massa. Pria asal Desa Sumberbendo, Kecamatan Sumberasih, tak bisa berkutik.

Kondisi di lokasi kejadian semakin tidak terkontrol. Bahkan, ada warga yang melempari kediaman Rumina dengan batu. Sejurus kemudian, perangkat desa setempat bersama Babinsa meminta bantuan Polres Probolinggo Kota untuk melakukan evakuasi terhadap Rohim dan Rumina.

Ternyata, kedatangan Rohim ke rumah tersebut bukan untuk melakukan aksi pencurian. Melainkan untuk berpacaran. “Keduanya memang pacaran. Status si pria ini punya istri. Sedangkan yang perempuan itu janda,” ujar AKP Nanang Fendi, kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, Senin (11/3).

Polres Probolinggo Kota sampai menerjunkan tim anggota Satuan Sabhara  untuk mengevakuasi pasangan ini. Hal ini untuk mengantisipasi aksi massa yang saat itu cukup panas.

“Awalnya itu dikira maling oleh warga. Ternyata si laki-laki ini sering datang ke rumah janda itu. Malam itu, ia masuk lewat belakang,” jelasnya.

Rohim akhirnya tidak berani keluar karena massa terlalu banyak. Sehingga, akhirnya polisi mengamankan keduanya ke Mako Polresta. Evakuasi pada Rohim berlangsung dramatis. Betapa tidak, massa mulai mengepung rumah Rumina sekitar pukul 18.30. Sementara, evakuasi baru bisa dilakukan sekitar pukul 23.30.

“Sampai sekarang belum ada laporan dari pihak istri si laki-laki. Status keduanya masih saksi dan dalam proses klarifikasi di kantor,” jelasnya. Hingga Senin sore, mereka masih diperiksa intensif oleh polisi. (put/rf)