Bawaslu Hanya Serahkan 1 Laporan ke Gakkumdu

PROBOLINGGO – Semenjak kampanye dimulai, Bawaslu Kota Probolinggo mengungkap ada 4 temuan dugaan pelanggaran. Dari empat laporan awal itu, hanya 1 saja yang bisa masuk dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) karena memenuhi syarat formil materi.

“Pemberian hadiah Pro Futsal yang mencapai Rp 1,5 Juta dari salah satu caleg DPRD Jatim. Ini mememnuhi syarat formil materil untuk ditindaklanjuti Sentra Gakkumdu,” ujar Azzam Fikri, Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Senin (11/3).

Setelah memenuhi syarat formil untuk ditindaklanjuti, pemeriksaan dilakukan sentra Gakkumdu. Pemanggilan sudah dilakukan kepada pihak-pihak terkait. “Dari hasil pemeriksaan disebutkan bahwa pemberian hadiah itu bukan dari caleg. Namun berasal dari uang pendaftaran peserta, uang hasil berjualan makanan minuman selama kegiatan berlangsung serta uang hasil parkir,” ujarnya.

Karena bukan berasal dari caleg uang hadiah tersebut, maka dugaan pelanggaran yang masuk sentra Gakkumdu tersebut dinyatrakan bukan pelanggaran.

Sementara itu Samsun Ninilau, Koordinator Divisi Penindakan, Bawaslu menjelaskan, bahwa Caleg boleh memberikan hadiah untuk kegiatan-kegiatan seperti olahraga. Namun ada batasan nilai yang harus dipatuhi oleh caleg. “Maksimal hanya Rp 1 juta saja. Diatas itu bisa masuk dalam pelanggaran,” ujarnya. (put/fun)