BPBD Upayakan Bantuan dari Pemprov untuk Korban Puting Beliung di Tongas

AKIBAT ANGIN: Pohon tumbang usai puting beliung di wilayah Tongas awal Maret lalu. Sejauh ini BPBD Kabupaten Probolinggo mengupayakan agar korban bisa mendapatkan bantuan dari Pemprov Jatim. (Dok. Radar Bromo)

Related Post

TONGAS – Bantuan korban terdampak bencana angin puting beliung di dua desa Kecamatan Tongas, masih diupayakan mendapatkan bantuan. Sabtu lalu (9/3), para korban sudah mendapatkan bantuan sembako dari Pemprov Jatim.

Namun, untuk bantuan perbaikan kerusakan akibat dampak bencana puting beliung, masih akan dirapatkan di tim anggaran pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten. Sejauh ini BPBD Kabupaten Probolinggo masih berkoordinasi dan laporan ke BPBD Provinsi Jatim.

Gubernur Jatim merespons dan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi untuk memberikan bantuan sembako. ”Sebanyak 60 paket bantuan sembako itu diberikan pada warga yang terdampak angin putting beliung di Desa Tambakrejo dan desa curah tulis Kecamatan Tongas,” kata Anggit Hermanuadi selaku Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo pada Jawa Pos Radar Bromo, Senin (11/3).

Anggit mengharapkan, bantuan dukungan serta perhatian selanjutnya juga diberikan terhadap sarana prasarana infrastruktur di daerah pada umumnya, dan khususnya aset Pemerintah Provinsi Jawa Timur, misalnya sungai. “Perlu diketahui bahwa semua sungai-sungai di Kabupaten Probolinggo adalah merupakan aset Provinsi Jawa Timur. Dan sungai-sungai ini berpotensi menimbulkan banjir, seperti yang terjadi di Kecamatan Tiris beberapa waktu yang lalu sehingga perlu adanya perhatian terhadap pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur tersebut,” harapnya.

Disinggung soal kerusakan rumah warga dampak bencana angin putting beliung? Anggit mengaku, pihaknya masih belum dapat memastikan bantuan tersebut. Sebab, pihaknya bersama OPD terkait di lingkup Kabupaten Probolinggo, akan merapatkan terkait bantuan tersebut. Terutama soal penanggarannya.

”Nanti akan kami masih rapatkan untuk bantuan kerusakannya. Banyak rumah yang terdampak, tapi paling banyak rumah rusak ringan. Ada sekitar 60 rumah yang terdampak, tapi paling banyak rusak ringan,” terangnya. (mas/fun)