Dua Karyawan Ini Gelapkan Semen hingga Setengah Miliar Rupiah, Akhirnya Dipolisikan

GEMPOL – Kelakuan dua pengawas PT Jawa Berkat Utama ini tidak patut ditiru. Dua pengawas setingkat supervisor ini, tega menggelapkan pencurian di tempatnya bekerja. Akibatnya, perusahaan yang menjadi distributor Semen Gresik itu merugi hingga setengah miliar lebih.

Keduanya adalah Ferry Aditya Pujiatmoko, 25, warga Kecamatan Sukun, Kota Malang dan Heru Siswanto, 40, asal Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Keduanya kini sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Gempol.

“Kedua adalah karyawan yang menjadi pelaku penggelapan barang milik perusahaan di tempatnya bekerja. Kami amankan bersamaan saat berada di tempat kerja, Sabtu lalu (9/3) sekitar pukul 13.00,” terang Kanitreskrim Polsek Gempol Iptu Agus Purnomo.

Agus Purnomo menambahkan, tertangkapnya kedua pelaku tersebut menindaklanjuti laporan masuk dari pihak perusahaan PT Jawa Berkat Utama. Sebelumnya pada Kamis lalu (31/1) sekitar pukul 16.00, pihak perusahaan melihat ada kejanggalan data dan fisik semen, yang ada di gudang.

Perusahaan selanjutnya melakukan audit terhadap layout, jumlah semen kemasan 40 kilogram merek Semen Gresik yang berada di gudang. Kemudian ditemukan ada selisih sekitar 11.803 sak semen kemasan 40 kilogram yang tidak ada atau hilang. Perusahaan lalu mengumpulkan semua karyawan dan ditanya satu persatu. Saat itulah ada pengakuan dari Ferry dan Heru Siswanto.

“Saat diinterogasi internal oleh manajemen gudang, kedua pelaku ini mengakui telah melakukan penggelapan semen. Lalu lapor ke kami dan lanjut menangkapnya,” ucap kanitreskrim.

Sesampainya di mapolsek, keduanya langsung diperiksa penyidik. Kedua pelaku telah melakukan penggelapan dalam jabatannya secara berulang. Mulai April 2017 hingga Desember 2018. Akibatnya perusahaan mengalami kerugian sekitar Rp 531 juta.

“Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal yang sama. Yakni pasal 374 KUHP jo 64 KUHP,” tegasnya. (zal/fun)