Dua Waralaba Alfamart di Tongas Ditutup, Ini Penyebabnya

TONGAS – Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP Kabupaten Probolinggo menutup dua toko waralaba Alfamart di wilayah Kecamatan Tongas, Senin (11/3). Masing-masing di Desa Curahtulis dan Desa Tongas Wetan. Dua waralaba tersebut ditutup, karena selama ini tidak mengantongi izin.

“Hari ini (Senin) kami mengindikasikan ada dua titik toko modern yang tidak memiliki izin,” ujar Nurul Arifin, koordinator TRC Satpol PP Kabupaten Probolinggo. “Mereka tidak bisa menunjukkan izin, makanya kami lakukan penutupan sementara,” terangnya pada sejumlah wartawan.

Diketahui, waralaba yang ada di dua desa itu tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dan Izin Usaha Toko Modern (IUTM). Saat disinggung batas waktu penutupan sementara, Nurul –sapaan akrabnya-  menjelaskan, kebijakan ini dilakukan sampai pemilik menyelesaikan proses perizinan.

Setelah dipastikan tidak bisa menunjukkan izin, TRC kemudian meminta pihak toko untuk menghentikan aktivitas jual-beli. TRC juga menyegel toko dan memasang sebuah pemberitahuan. Isinya, waralaba tersebut disegel berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 2011 tentang Perizinan Tertentu serta Perda Nomor 6 Tahun 2005 tentang IMB.

Sementara itu, Mustofa, pegawai waralaba di Desa Curahtulis mempersilakan penutupan itu. Mengingat pihaknya memang belum bisa menunjukkan izin-izin yang diminta TRC. Dia beralasan, izin tersebut masih proses pengurusan.

“Iya ditutup saja. Gimana lagi memang sudah diminta buat tutup,” ujar warga Situbondo ini pasrah. Mustofa sendiri tidak bisa menjelaskan kenapa berani beroperasi sebelum mengantongi izin. (put/rf)