Kepulan Asap Vulkanik Bromo Jadi View Menarik bagi Wisatawan

SUKAPURA-Wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo, beberapa hari terakhir mendapat pemandangan tambahan. Yakni kepulan asap vulkanik dari kawah bromo yang eksotis.

Gunung bromo masih mengeluarkan abu vulkanik, Selasa (12/3) memang masih terpantau mengeluarkan asap dari kawahnya. Seharian terakhir, lontaran abu vulkanik masih membumbung dengan ketinggian hingga sekitar 700 meter dari puncak Bromo.

Meski begitu, status gunung bromo tidak berubah. Tetap waspada level II. Sehingga, tetap aman dikunjungi wisatawan. Hanya saja, dihimbau untuk tetap tidak mendekati radius larangan 1 kilometer.

Hendra Gunawan selaku Kepala Bidang (Kabid) mitigasi gunung api PVMBG mengatakan, ada peningkatan aktivitas pada gunung Bromo, tapi tidak signifikan. Hal itu disebutkan sudah biasa terjdi dan tidak merubah status gunung bromo. Yaitu tetap status waspada Level II.

TETAP MENGGELIAT: Sejumlah warga Tengger tetap beraktivitas di ladang seperti biasa dengan background Bromo yang memuntahkan abu vulkanik tipis, Selasa (12/3). (Foto: Zainal Arifin/ Radar Bromo)

”Gunung bromo masih mengeluarkan hembusan abu dengan ketinggian 700 meter. Tapi ini bukan pertama kali. Statusnya tetap sama, waspada level II. Tapi aman dikunjungi wisawatan dengan tidak mendekati radius jarak aman 1 kilometer,” katanya

Untuk tremor hanya saja diungkapkan Hendra, gunung Bromo mengeluarkan abu vulkanik bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna coklat sedang tipis. Tetapi, nantinya akan semakin putih abunya. ”Tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0.5-3 mm dan dominan 1 mm,” ujarnya.Tremor itu menerus, tapi tekanan kecil rata-rata 1 ml.

Sementara itu, Camat Sukapura Yulius Christian saat dikonfirmasi mengatakan, adanya lontran abu vulkanik warna coklat tipis itu, tidak berpengaruh pada aktivitas warga tengger dan pengunjung. Gunung Bromo tetap aman dikunjungi. Dan, wisatawan yang datang ke Bromo tetap ramai.

”Sampai saat ini, tetap status waspada level II. Kondisi aman dikunjungi untuk wisatawan, tapi dilarang masuk radius 1 kilometer,” kata Yulius.

Yulius bahkan menyebut, lontaran abu vulkanik tipis dari kawah bromo, menjadi view yang menarik. Bahkan, pengunjung tidak jarang takjub melihat asap dari kawah bromo itu.

Mengingat, wisata gunung itu memang paling menarik dinikmati dari jarak jauh. Sehingga, terlihat jelas keindahan gunung dan sekitarnya. ”Tadi sempat berbincang dengan pengunjung gunung bromo, mereka sangat menikmati pemandangan yang disajikan di wisata Bromo. Termasuk asap yang keluar dari kawah bromo,” ungkapnya. (mas/mie)