Kurir asal Wonogiri Ini Dibekuk di Gadingrejo

PANGGUNGREJO – Petualangan Saiful Hardiyanto, 23, berakhir di balik jeruji tahanan. Warga Desa Tunggur, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri itu dibekuk petugas Satreskoba Polresta Pasuruan karena kedapatan menjual sabu-sabu.

Saiful Hardiyanto ditangkap di sebuah kamar kos di Desa Gondangrejo, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan Senin lalu (18/2) pukul 23.30. Dari tangannya, petugas berhasil mengamankan satu klip sabu seberat 0,29 gram, satu smartphone warna putih, satu lembar ATM bank dan satu bendel buku tabungan.

Kasatreskoba Polresta Pasuruan, AKP Imam Yuwono mengungkapkan, penangkapan Saiful Hardiyanto berawal dari informasi masyarakat yang kerap melihat jika tempat kos tersebut kerap diguanakn transaksi sabu. Saat ditangkap, Saiful tidak melawan sedikitpun.

Kepada petugas, Saiful mengaku paket sabu dijual dengan harga Rp 400 ribu. Barang ini didapatkan dari sejumlah daerah di Kabupaten Pasuruan. Untuk setiap paket yang berhasil dijual, Saiful mendapatkan keuntungan Rp 50 ribu.

Selain itu, Saiful berhak mengambil sabu sedikit untuk dikonsumsi olehnya. Atas perbuatannya, Saiful dikenakan pasal 112 ayat 1 atau pasal 114 ayat 1 dengan ancaman pidana empat tahun penjara. Kini, Saiful sudah ditahan di Mapolresta Pasuruan.

“Ia berdalih untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk dikonsumsi. Saiful ini kurir sekaligus pengguna sabu,” ungkap mantan Panit Direskoba Polda Jatim ini. (riz/fun)