SMPN 1 Kembangkan Komunitas Bimbingan Teman Sebaya

PROBOLINGGO – SMPN 1 Kota Probolinggo terus berusaha meningkatkan kemampuan siswanya di sekolah. Salah satunya dengan mengembangkan komunitas belajar dengan teman sebaya. Komunitas belajar ini diberi nama Guriita Scemathics Centre.

Guru IPA sekaligus pembina Guriita Scemathics Centre Siti Maemunah mengatakan, Guriita Scemathics Centre berdiri sejak 2010. Namun, kala itu bernama Scient Club dan ganti nama pada 2015. “Baru pada 2015 bernama Guriita Scemathics Centre,” ujarnya.

Siti mengatakan, biasanya kegiatan bimbingan belajar ini dilakukan dengan guru. Namun, di SMPN 1 kegiatan bimbingan belajar juga bisa dilakukan oleh teman sebaya. “Kadang ada siswa yang malu untuk bertanya kepada guru. Mereka bisa tanya pada teman atau seniornya di sini. Tempatnya di sini memang untuk kegiatan bimbingan,” ujarnya.

Siswa-siswa yang menjadi tutor dalam kegiatan ini ada 45 orang. Mereka dari siswa kelas IX, namun akan segera digantikan oleh siswa kelas VIII. “Bimbingan belajar ini dilakukan saat jam istirahat dan berlangsung selama 30 menit. Terutama untuk bidang studi matematika, IPA, dan IPS,” ujarnya.

Diketahui, Bagian Organisasi Pemkot Probolinggo untuk kali ketiga menggelar Lomba Inovasi Daerah. Lomba ini bertujuan memacu inovasi pelayanan publik di organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, dan lembaga pendidikan.

Ada 45 proposal yang masuk, baik dari OPD, kecamatan, maupun lembaga pendidikan. Namun, yang lolos dalam seleksi dan harus memaparkan proposalnya hanya 15 peserta. Salah satunya SMPN 1 Kota Probolinggo. Mereka harus mengikuti serangkaian penilaian, termasuk kunjungan lapangan dewan juri.

Salah seorang juri Lomba Inovasi Daerah Wawan Edi Koeswandoro mengatakan, salah satu unsur penilaian lomba ini adalah ketepatan inovasi dengan kesesuaian saat praktik di lapangan.

“Gagasan yang baru berbeda dengan keseharian. Kami ingin ada terobosan dari rutinitas dan pelayanan normal dari pengguna. Serta efektivitas dari inovasi tersebut,” ujarnya. (put)