Verifikasi dan Validasi Warga Miskin Bakal Libatkan Perangkat Desa

PASURUAN – Tahun 2019 Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan akan kembali melakukan verifikasi dan validasi (Verval). Verval ini untuk memvalidkan data warga miskin yang menerima bantuan. Rencananya, verval akan dilakukan lebih awal yaitu dimulai pada triwulan kedua mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Gunawan Wicaksono, Plt Kepala Dinsos Kabupaten Pasuruan. Dia mengatakan bahwa tahun 2019, Dinsos kembali melakukan verval. Ini agar usulan data warga miskin untuk penerima bantuan tahun 2020 tetap bisa tepat sasaran.

“Sebelumnya untuk data warga miskin yang menerima bantuan awalnya dari Kemensos melalui Basis Data Terpadu (BDT). Namun kadang kala di lapangan masih banyak yang mengeluhkan tidak tepat sasaran,” terangnya.

Sehingga mulai tahun 2018 lalu dilakukan verval untuk penerima bantuan tahun 2019. Sedangkan tahun 2019 ini juga akan dilakukan verval kembali untuk penerima bantuan tahun 2020. Gunawan menjelaskan bahwa di tahun 2019 ini untuk verval akan dilakukan lebih awal pada triwulan kedua nanti.

Di tahun 2018, verval dilakukan pertengahan tahun. Namun sampai pendataan dan pengusulan memang cukup mepet dengan tenggat akhir tahun. “Sehingga di tahun 2019 ini target triwulan kedua atau bulan April sudah dilakukan verval, sehingga usulan ke Kemensos juga lebih awal tidak terlalu mepet dengan perencanaan penerima bantuan untuk tahun 2020,” jelasnya.

Selain itu di tahun 2019 ini juga akan lebih mengkomunikasikan dengan perangkat desa terkait verval dan membuat berita acara terkait usulan warga miskin dan verifikasi di lapangan. Di tahun 2019 ini anggaran untuk verval sendiri meningkat hingga Rp 236 juta dibandingkan tahun 2018 hanya sebesar Rp 190 juta.

“Naiknya anggaran ini karena kegiatan verval ini agar lebih maksimal termasuk mengoptimalkan dari tenaga sampai operator di desa,” pungkasnya. (eka/fun)