Bawa Sajam, Dikejar Polisi Sampai Tabrak Orang, Nelayan Kalirejo Dibekuk

GADINGREJO – Mohammad Yudi, 19, warga Pedukuhan Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan harus berurusan dengan pihak kepolisian. Itu setelah pemuda yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan ini diketahui membawa senjata tajam.

Ia pun dibekuk petugas Polsek Gadingrejo di dekat pertigaan Tambaan, Kelurahan Tambaan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan Sabtu malam lalu (9/3) sekitar pukul 23.00. Polsek pun berhasil mengamankan sebilah pisau darinya.

Malam itu, seperti biasa, anggota Polsek Gadingrejo sedang melakukan giat patroli keliling. Tidak lama kemudian, saat tiba di pertigaan Tambaan, petugas melihat ada pemuda sedang membawa motor protolan tanpa lampu dengan melaju zig zag.

Karena mencurigakan, anggota Polsek pun lantas mengejar. Mengetahui sedang dikejar, ia pun semakin mempercepat laju motornya. Karena terlalu kencang, ia pun menabrak orang yang sedang melintas dan terjatuh. Usai digeledah, pihaknya menemukan sebilah pisau sepanjang 50 sentimeter.

Saat diperiksa, Yudi mengaku jika dirinya membawa pisau untuk menjaga diri. Yudi pun diketahui berkendara dalam keadaan mabuk. Ia pun dikenakan pasal 2 ayat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang membawa sajam untuk berjaga-jaga dengan ancaman 10 tahun.

“Membawa sajam tetap tidak diperbolehkan, kendati untuk berjaga-jaga. Sebab, hal ini bisa membahayakan orang lain,” jelas Kapolsek Gadingrejo, Kompol Azwandy. (riz/fun)