Janji Bertemu Teman, Bawa Sajam, Malah Diamankan Polisi

GEMPOL – Rencana Slamet, 39, warga Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, bertemu dengan temannya, harus diurungkan. Selasa (12/3), dia dibekuk polisi karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) berupa sangkur.

Slamet diamankan Buser Polsek Gempol sekitar pukul 04.00, ketika berada di sebuah warung kopi di Desa/Kecamatan Gempol. “Pelaku membawa sajam berupa sangkur tanpa izin,” ujar Kanit Reskrim Polsek Gempol Iptu Agus Purnomo.

Agus mengatakan, saat petugas yang berpakaian sipil membuntutinya, tersangka tidak curiga. Sehingga, dengan mudah dia berhasil diamankan. Slamet dinilai melanggar pasal 2 ayat (1) UU Nomor 12/1951. Dengan acaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Kepada penyidik, Slamet yang seorang diri mengaku janjian hendak bertemu dengan seorang temannya. Namun, belum sempat bertemu telah diamankan polisi. “Sangkurnya diselipkan di pinggangnya. Dia mengaku untuk jaga-jaga. Tentunya kasus ini tetap terus kami dalami,” ujarnya. (zal/rud/fun)