Kembangkan P-30 Bromo, Bakal Rigid Jalan Sukapura-Sumber 14 Km

SUMBER – Pemkab Probolinggo terus berupaya mengembangkan wisata puncak 30 (P-30). Melalui APBD 2019 murni, Pemkab mengalokasikan anggaran cukup besar untuk infrastruktur jalan menuju wisata berjuluk negeri di atas awan tersebut. Pengembangan tempat wisata itu dengan membangun terlebih dahulu akses jalan dari Sukapura ke Sumber.

Oleh karena itu, perlu pembangunan infrastruktur cukup besar dan panjang. Dengan alokasi anggaran sekitar Rp 16 miliar itu, nanti akan dibangunkan jalan sistem rigid atau paving mulai dari Desa Sariwani Sukapura sampai ke Desa Wonokerso Kecamatan Sumber.

Diperkirakan jalan yang akan dibangun itu sepanjang 14 kilometer dengan lebar 3,5 meter. “Insya Allah pembangunan akses jalan dari Sukapura ke Sumber puncak P-30 gunakan sistem rigid atau paving. Kami masih proses perencanaan,” kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo.

Prijono mengungkapkan, saat ini masih proses perencanaan. Guna menentukan pembangunan titik mana harus gunakan sistem rigid dan paving. Karena semua tergantung struktur tanah dan medan di lokasi. “Sekarang masih tahap perencanaan. Nanti lanjut proses lelang dan pelaksanaannya,” ujarnya.

Kades Wonokerso Suliyono mengungkapkan, pihaknya sangat menanti program pengembangan wisata puncak P-30. Bahkan, pihaknya sudah membangun kios oleh-oleh pada tahun kemarin. Dimana kios itu berada di rest area Desa Wonokerso.

Sehingga, dengan adanya pengembangan wisata puncak P-30 lewat akses jalan kabupaten Desa Wonokerso, bisa meningkatkan perekonomian warganya. “Kami juga akan bangun rest area untuk tempat transit wisatawan atau pengunjung dari kendaraan mobil atau jip ke jasa ojek,” terangnya.

Kondisi jalan kabupaten di Desa Wonokerso tampak rusak di sejumlah titik. Kondisi jalan kabupaten itu sudah lama tidak diperbaiki. Nah, dengan program pengembangan wisata puncak P-30 melalui akses jalan di desanya, ia menilai sangat membantu dalam infrastruktur jalan.

Sebab, jalan kabupaten di desanya juga kebagian perbaikan atau pembangunan. “Karena itu, kami berharap benar pengembangan wisaya puncak P-30 lewat akses jalan di desanya. Karena secara otomatis jalan kabupaten akan dibangun,” ungkapnya. (mas/rf)