Komplotan Pencuri Toko Emas Walet Diduga Spesialis Antarkota

MAYANGAN – Satreskrim Polres Probolinggo Kota menetapkan enam pelaku pencurian emas di toko Walet sebagai tersangka. Polisi menduga, komplotan pelaku ini beraksi di setiap kota. Dari keterangan pelaku, mereka sebelumnya dari Magelang dan hendak menuju Bali.

Keenam pelaku itu di antaranya pasangan suami-istri S’Yati, 65 dan Rusli, 68 asal Jalan Pondokrejo, Kelurahan Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kemudian pasutri Lasiah, 60 dan Yusuf, 65, warga Jalan Magersari, Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Sementara dua lainnya adalah Arsiyah, 50, asal Jl. Kelayanan B, Kelurahan Kelayanan Tengah, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin dan Nurmah, 46, warga Jl. Pondok Rejo Asi, Kelurahan Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Selain mengamankan keenam pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti. Di antaranya kalung seberat 50 gram, satu unit minibus nopol AA 9026 PA, serta sejumlah tas berukuran besar dan kecil yang didalamnya berisi baju dan perlengkapan lainnya. Saat komplotan ini diamankan, kalung emas itu dipegang S’Yati.

Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendy Dwi Susanto mengatakan, 2 pelaku laki-laki dan 4 perempuan akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukumannya di atas 7 tahun penjara. Keenam pelaku ditetapkan sebagai tersangka, setelah menjalani pemeriksaan pasca peristiwa tersebut.

“Pelaku kami tahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya. Menurut AKP Nanang, pelaku Senin pagi berangkat dari Magelang Jawa Tengah dengan tujuan Bali. Mereka berhenti di toko emas Walet melancarkan aksinya, sebelum meneruskan perjalanannya ke Pulau Dewata.

“Kami belum tahu, apakah aksi pencurian yang sama dilakukan di daerah lain. Tujuannya ke Bali, tapi enggak jelas mau ke rumah siapa. Mungkin tujuannya mencari sasaran di tiap kota,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 6 komplotan pencuri beraksi di toko emas Walet. Dua pelaku berhasil ditangkap di toko emas, sedang 4 lainnya ditangkap karyawan toko di Jl. Pahlawan, setelah kabur dengan mengendarai roda empat. Meski banyak massa, namun mereka lolos dari amukan massa. Beruntung penjaga toko dan polisi sigap mengamankan pelaku. (rpd/rf)