Lelaki yang Racuni Korban dengan Kopi “Pesugihan” Hingga Tewas Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana

BANGIL – Kasus kopi kasturi yang menjerat terdakwa Hendro Mawan Suryo Putro, 37, mulai disidangkan. Selasa (12/3), warga Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, itu diadili dengan agenda pembacaan dakwaan.

TEGANG: Suasana sidang terdakwa Hendro Mawan Suryo di PN Bangil. (Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bangil, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwanya dengan pasal berlapis. Selain pasal pembunuhan, Hendro juga didakwa pasal pembunuhan berencana karena telah menewaskan Ari Putra Utama, 22, warga Desa Banjarejo, Kecamatan Taman Kota, Madiun.

Dakwaan itu dibacakan JPU Kejari Kabupaten Pasuruan Hendi. Dalam dakwaannya, Hendi menilai terdakwa melanggar pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Pasal ini menjadi dasar dakwaan pertama dengan dakwaan ke dua dan ke tiga, pasal 339 dan 338 KUHP tentang Pembunuhan. “Pasal 340 KUHP sebagai dakwaan pertama. Pasal 339 KUHP sebagai dakwaan ke dua dan pasal 338 KUHP sebagai dakwaan ke tiga,” ujarnya.

Dakwaan itu diajukan dalam kasus pembunuhan yang dilakukan terdakwa pada Sabtu, 17 November 2018. Kasus itu bermula ketika terdakwa mengajak korban menjalankan ritual di area pemakaman Bujuk Majeng, di Desa Pucangsari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Ketika itulah terdakwa mencampurkan kopi dengan minyak kasturi yang kemudian diminum korban. Tujuannya, agar korban bisa menikah dengan makhluk gaib dan bisa mendapatkan uang gaib. Namun, bukannya uang, korban malah geliyeng dan meninggal dunia.

Kasus itu kemudian ditangani kepolisian. Tak selang lama, Hendro dibekuk dan mulai diadili. Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Hadi Ediarsyah, itu tak hanya membacakan dakwaan. Namun, juga menghadirkan sejumlah saksi.

Di antaranya, ada dari keluarga korban. Yakni, Mei Setyowati dan Linda Setyowati. Juga penjual kopi, M. Samuji. Serta, sejumlah saksi yang sempat menolong korban. Di antaranya, Hanifa, Rofii, dan Markus. Dua polisi yang terlibat dalam penangkapan juga dihadirkan. (one/rud/fun)