Pasangan Tak Resmi yang Digerebek di Sumberasih Dilepas, Ini Alasannya

MAYANGAN – Pasangan selingkuh yang digerebek warga di Dusun Tengah, Desa Ambulu, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Minggu (10/3) malam hanya diamankan selama 24 jam. Selanjutnya, keduanya dilepas. Sebab, kasus perselingkuhan itu masuk delik aduan.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendy Dwi Susanto menjelaskan, delik aduan merupakan delik yang hanya dapat diproses apabila diadukan oleh pihak yang merasa dirugikan atau menjadi korban.

Nah, hingga Selasa (12/3) menurut AKP Nanang, belum ada pihak yang laporan atas kasus itu. Baik dari istri sah lelaki ataupun keluarga yang merasa dirugikan. “Belum ada laporan. Jadi, kasus ini delik aduan dan diamankan 24 jam,” bebernya.

AKP Nanang mengaku, tim anggota Satuan Sabhara memang sempat diturunkan untuk mengevakuasi keduanya. Sebab, dikhawatirkan warga sekitar yang geram akhirnya main hakim sendiri.

Apalagi, saat itu warga sudah melempari rumah perempuan dengan batu. Bahkan, sampai ada kaca jendela yang pecah. Aksi warga itu bermula saat Rohim, 32, pria beristri masuk ke rumah janda kembang, Rumina, 34.

Karena masuk lewat pintu belakang, warga mengira pria itu maling. Warga pun berdatangan ke rumah Rumina dan meneriakan Rohim maling. Mereka digerebek warga.

Teriakan itu semakin mengundang perhatian massa. Sehingga, pria asal Desa Sumberbendo, Kecamatan Sumberasih, tak bisa berkutik. Kondisi di lokasi kejadian semakin tidak terkontrol.

Bahkan, ada warga yang melempari kediaman Rumina dengan batu. Sejurus kemudian, perangkat desa setempat bersama Babinsa meminta bantuan Polres Probolinggo Kota untuk melakukan evakuasi terhadap Rohim dan Rumina.

Ternyata, kedatangan Rohim ke rumah tersebut bukan untuk mencuri. Melainkan untuk berpacaran. “Keduanya memang pacaran. Status si pria ini punya istri. Sedangkan yang perempuan itu janda,” ujar Nanang Fendi. (rpd/hn)